SUKABUMIHEADLINE.com l Sultan Djorghi lahir pada 19 November 1976, dari keluarga yang berbeda agama. Ayahnya, Thomas Patrick Djorghi, beragama Kristen, sedangkan ibunya yang bernama Wangi Joda memeluk agama Islam.
Pemilik nama lengkap Sultan Pasya Djorghi itu, memilih mualaf sejak masih duduk di bangku SMA dan mengubah namanya menjadi Muhammad Yusuf.
Orang tua Djorghi yang berbeda keyakinan tidak pernah memaksa anaknya untuk memilih agama tertentu. Mereka dibebaskan untuk memeluk agama yang dipercayainya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjadi Mualaf Setelah Mendengar Kumandang Adzan
Bekerja di lingkungan aktor yang mayoritas beragama non muslim. Awalnya, suami dari Annisa Trihapsari itu merasa tersentuh ketika mendengar alunan kumandang adzan.
Ketika duduk di bangku SMA Djorghi merasa hatinya tersentuh jika mendengar suara adzan. Dia merasa nyaman dan bisa tertidur lelap ketika mendengar adzan. Padahal dia sosok yang susah tidur.
Berangkat dari suara adzan dan pengaruh menenangkan itulah Djorghi pun mulai penasaran dengan agama Islam. Dia berusaha mencari tahu dan mempelajari agama Islam.
Selanjutnya, iapun mulai belajar sholat dan membaca AlQuran. Bahkan dahulu dia meminta diajarkan sahabatnya, almarhum ustadz Jefri Al Buchori membaca Al-Fatihah.
Hatinya pun mantap dan yakin untuk memeluk agama Islam. Dia merasa keputusannya ini adalah hal terbaik dalam hidupnya.
Setelah mualaf, Djorghi kembali mempelajari agama Islam lebih dalam. Dia sering mengingat kematian dan banyak belajar dari para ustadz.
Hingga saat ini Sultan Djorghi memiliki hubungan yang harmonis dengan keluarganya. Dia juga akrab dan akur dengan kakaknya, Thomas Djorghi yang beragama Katholik.