Kronologis Anak Gadis Asal Cicantayan Sukabumi 3 Pekan Menghilang

- Redaksi

Selasa, 11 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Annisa Naraya. l Istimewa

Annisa Naraya. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CISAAT – AN (16), gadis asal Sukabumi, Jawa Barat yang sempat selama tiga pekan menghilang, akhirnya pulang sendiri ke rumahnya. Kepulangan AN disambut haru keluarganya yang sudah hampir sebulan mencarinya.

Berikut lima kronologis hilangnya AN.

1. AN Dikabarkan Hilang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AN atau Annisa Naraya dilaporkan hilang sejak 18 Desember usai pulang sekolah. Pada hari dikabarkan hilang, Annisa berangkat ke sekolah untuk kegiatan OSIS pada Sabtu (18/12/2021).

Sepulangnya dari sekolah, Annisa yang tinggal di rumah neneknya, pamit untuk menginap di rumah sang ayah pada sore hari. Sebelum dilaporkan hilang, AN dilaporkan hanya membawa dua pakaian berupa seragam sekolah.

“Pamit katanya mau ke ayahnya, saat diantar dia minta diturunin di daerah Cibaraja. Setelah itu tidak ada kabar lagi neneknya mengira dia menginap di rumah ayahnya,” kata sang paman, Ridwan (33).

2. Lapor Polisi

AN dipastikan hilang setelah hingga tanggal 20 Desember belum juga pulang ke rumahnya.

Menghilangnya AN pun membuat panik keluarganya, tetapi pihak keluarga masih berusaha sabar menunggu kepulangan AN, sebelum kemudian sekira satu pekan kemudian baru melapor ke Polsek Cisaat, Polres Sukabumi Kota, tepatnya pada 23 Desember 2021.

3. Memasang Pamplet

Selain melapor ke polisi, pihak keluarga sudah berusaha mencari keberadaan AN dengan mem-posting di media sosial hingga memasang pamflet foto korban di berbagai tempat.

“Kami sudah membuat selebaran dan langsung membagikan selebaran tersebut dan memasang di setiap pangkalan yang ada di wilayah Cisaat sampai pangkalan ojek wilayah Cibadak dengan harapan Annisa Naraya dapat segera pulang untuk berkumpul dengan keluarga,” jelas Ridwan.

Selain itu, ayah AN, Pian (40), sudah mencari tahu dan bertanya kepada sejumlah tetangga dan warung di sekitar rumah.

4. AN Pulang ke Rumah

Sabtu, 8 Januari 2022 selepas subuh pukul 05.00 WIB, AN pulang ke rumah dalam kondisi lemas dan pakaian kumal. Namun, tak urung kepulangannya membuat bahagia keluarganya di Desa Lembursawah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

AN yang masih berstatus pelajar sebuah SMK, itu dikabarkan hilang selama tiga pekan tersebut, belum diketahui secara pasti pergi ke mana oleh pihak keluarga. Pasalnya, hingga kini Annisa belum bisa dimintai keterangan. “Saat ini anak saya hanya bisa mengurung diri di dalam kamar sambil ditemani oleh saudaranya,” ujar Pian.

Saat pulang kondisinya anaknya lemas dan memakai pakaian yang sempat dibawa. Bahkan, saat bertemu dengan dirinya, menurut Pian, anaknya itu sempat pingsan. Bahkan, Pian mengaku tidak tahu persis apakah AN pulang sendiri atau diantar orang lain.

5. Keluarga Tak Percaya AN Pulang Sendiri

Sementara sang paman, Ridwan mengaku tak percaya jika keponakannya tersebut pulang seorang diri. “Sekarang mulai membaik. Tapi belum bisa bercerita apa-apa. Kami keluarga ingin dia yang bercerita sendiri, tapi kalau melihat kondisinya, rasanya nggak mungkin pulang sendiri,” kata Ridwan.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terbaru

Semen Kujang sponsori Persib Bandung - Ist

Bisnis

Sponsori Persib, SIG bangkitkan Semen Kujang

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:36 WIB

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB