Kurun 3 Bulan 2022, Kerugian Akibat Bencana di Kota Sukabumi Puluhan Miliar Rupiah

- Redaksi

Senin, 21 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana banjir di Kota Sukabumi. l Istimewa

Bencana banjir di Kota Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Dalam kurun tiga bulan terakhir tahun 2022, bencana alam yang terjadi di Kota Sukabumi, Jawa Barat, didominasi banjir dan tanah longsor. Lagi lagi, curah hujan tinggi dituding sebagai pemicunya.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami. Menurutnya, selama periode Januari-Maret telah terjadi sebanyak 54 kali bencana yang didominasi hidrometeorologi.

Berdasarkan data BPBD, bencana terjadi merata di 24 kelurahan di tujuh kecamatan yang ada, dengan warga terdampak sebanyak 838 kepala keluarga (KK) dan 2.867 jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan, ada 499 unit rumah mengalami rusak ringan, 235 unit rumah rusak sedang, serta 105 unit rumah rusak berat. “Rinciannya, di Kecamatan Baros terdapat 324 KK atau 1.057 jiwa. Sebanyak 118 unit rumah rusak ringan, 139 unit rusak sedang, dan 68 unit rusak berat,” kata dia.

Sementara, Kecamatan Cikole terdapat 118 KK atau 415 jiwa dengan 107 unit rumah mengalami rusak ringan, enam rusak sedang, dan empat rusak berat. Sedangkan untuk Kecamatan Citamiang ada 4 KK atau 16 jiwa terdampak, empat unit rumah rusak berat.

“Di Kecamatan Cibeureum terdapat 246 KK atau 847 jiwa dengan jumlah rumah rusak ringan sebanyak 152 unit, rusak sedang 73, dan rusak berat 20. Di Kecamatan Lembursitu 46 KK terdampak dengan 164 jiwa dengan jumlah rumah rusak ringan 40 unit, rusak sedang tiga, dan rusak berat lima,” tambahnya.

Adapun di Kecamatan Gunungpuyuh terdapat 19 KK atau 53 jiwa yang terdampak dengan jumlah rusak ringan 14 unit dan rusak sedang lima unit. Di Warudoyong ada 81 KK terdampak denagn 305 jiwa, dan jumlah rumah rusak ringan sebanyak 68 unit, sembilan rusak sedang, dan empat rusak berat.

“Banjir dan tanah longsor juga berdampak terhadap 51 tempat ibadah, dua sarana pendidikan, dan dua sarana kesehatan,” jelasnya.

Adapun, jenisnya terdiri dari banjir, puting beliung, cuaca ekstrem, kebakaran, dan tanah longsor. “Data ini berdasarkan hasil rekap melalui Sistem Informasi Elektronik Data Bencana atau disebut Si Edan. Ada 54 bencana yang mana didominasi banjir serta tanah longsor,” kata Zulkarnain, Ahad (20/3/2022).

Informasi dihimpun dari data Si Edan, bencana terbagi dalam jenis, seperti banjir 22 kali, tanah longsor 13 kali, dan cuaca ekstrem sebanyak 9 kali. “Seperti, belum lama ini, bencana hidrometeorologi pada 14 Maret 2022, dimakan terjadi banjir di tujuh titik dan empat titik lainnya bencana tanah longsor pada Rabu (16/3/2022).”

Data Si Edan juga menunjukkan terjadi getaran akibat gempa bumi di tujuh kecamatan yang ada. “Pada periode Januari-Maret tahun ini, wilayah yang cukup banyak terdampak bencana berada di Kecamatan Cikole,” sebutnya.

Berdasarkan perhitungan BPBD, nilai kerugian materil akibat bencana tersebut mencapai Rp6,2 miliar.

Berita Terkait

Anjlok! Merinci posisi pinjaman bank pengusaha Sukabumi tiga tahun terakhir
Kota Sukabumi bukan tempat ideal untuk ditinggali
PLTA Ubrug Sukabumi 1 dari 5 pembangkit listrik tertua di Indonesia
KRL Bogor-Sukabumi hadir, mulai 1 Juli KA Pangrango dilengkapi Kereta Ekonomi New Generation
Lumbung kemiskinan, 5 fakta Kecamatan Kabandungan Sukabumi tetangga SEGS
Menghitung nilai air Perumda TJM Kabupaten Sukabumi, ratusan miliar per tahun!
Ribuan unit! Angka penjualan mobil di Sukabumi dalam satu tahun
Ini 21 negara tujuan TKI/TKW asal Sukabumi, dan jumlah hasil seleksi

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:42 WIB

Anjlok! Merinci posisi pinjaman bank pengusaha Sukabumi tiga tahun terakhir

Selasa, 23 Juni 2026 - 02:23 WIB

Kota Sukabumi bukan tempat ideal untuk ditinggali

Senin, 22 Juni 2026 - 20:34 WIB

PLTA Ubrug Sukabumi 1 dari 5 pembangkit listrik tertua di Indonesia

Senin, 22 Juni 2026 - 03:16 WIB

KRL Bogor-Sukabumi hadir, mulai 1 Juli KA Pangrango dilengkapi Kereta Ekonomi New Generation

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:41 WIB

Lumbung kemiskinan, 5 fakta Kecamatan Kabandungan Sukabumi tetangga SEGS

Berita Terbaru

Ilustrasi pelajar melewati jalan rusak - sukabumiheadline.com

Pendidikan

28,76 persen anak di Kabupaten Sukabumi hanya berijazah SMP

Kamis, 25 Jun 2026 - 22:07 WIB