Luapan Sungai Cangehgar Banjiri Kelurahan dan Puskesmas Palabuhanratu Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 23 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana warga saat mengatur arus lalin Jalan Nasional Palabuhanratu. l Istimewa

Suasana warga saat mengatur arus lalin Jalan Nasional Palabuhanratu. l Istimewa

SUKABUMIHEADLUNRS.com l PALABUHANRATU – Sungai Cangehgar Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi meluap dan menggenangi area perkantoran di dekat lokasi. Banjir juga menggenangi Puskesmas, pertokoan, dan pemukiman warga, Kamis (23/12/2021) sore hingga malam.

Sungai meluap setelah wilayah Palabuhanratu diguyur hujan deras, Kamis pukul 15.00 WIB. Akibatnya, debit air Sungai Cangehgar meningkat dan meluap, kemudian membanjiri kantor Kelurahan dan Puskesmas Palabuhanratu.

Informasi di peroleh kejadian air sungai Cangehgar meluap sekira pukul 16.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air sungai meluap karena sungai dangkal, dan juga banyak sampah yang menyumbat aliran air,” ujar Rizwan Muhammad, warga Kampung Cangehgar.

Banjir Utama
Suasana warga saat mengatur arus lalin Jalan Nasional Palabuhanratu. l Istimewa

“Sejauh ini belum ada laporan adanya korban jiwa ataupun luka, air juga merendam puluhan rumah warga Cangehgar dua,” tambahnya.

Meluapnya air Sungai Cangehgar juga menyebabkan genangan di Jalan Nasional di wilayah tersebut, setinggi 30 cm.

“Ketinggian air bervariasi antara 30 centimeter di Jalan Nasional, hingga mencapai satu pinggang orang dewasa di kantor kelurahan, kalau di rumah warga mencapai leher orang dewasa,” sambungnya.

Pantauan di lapangan hingga pukul 19.00 WIB, air Sungai Cangehgar masih belum surut. Tampak masyarakat sekitar berjibaku membersihkan saluran air dari sumbatan, serta mengatur arus lalu lintas.

Adapun, jumlah kerugian belum bisa dipastikan karena masih menunggu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Berita Terbaru