Lusuh, Tugu 0 KM Kota Sukabumi Digunjing Warganet

- Redaksi

Minggu, 15 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tugu 0 KM Kota Sukabumi. l Facebook: Adel Sudrajat

Tugu 0 KM Kota Sukabumi. l Facebook: Adel Sudrajat

SUKABUMIHEADLINES.com l CIKOLE – Tugu 0 KM atau Nol Kilometer Kota Sukabumi jadi bahan gunjingan warga karena terlihat tidak lazim dan terlihat kucel.

Dalam unggahannya di grup media sosial (medsos) Sukabumi Facebook, akun Adel Sudrajat mengunggah berbagai foto Nol Kilometer dari berbagai kota di Indonesia.

Adel membandingkan tugu 0 KM dari berbagai kota dengan di Kota Sukabumi, dimana penanda 0 KM Kota Sukabumi tampak lusuh karena berupa cat di aspal jalan. Terlihat cat sudah luntur sehingga nyaris tidak terlihat lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 20220515 150002
Tugu 0 KM. l Facebook: Adel Sudrajat

Dalam keterangan unggahan dikutip sukabumiheadlines.com, Ahad (15/5/2022), Adel mengharapkan penanda Nol Kilometer Kota Sukabumi dipercantik seperti daerah lain di Indonesia.

Assalamualikum..wr.wb.wilujeung siang wargi SF,.Sampurasun Abdi wargi kota sukabumi lwt medsos SF ieu hayong memberikan ide dan masukan untuk pemkot kota sukabumi kmha lamun TITIK NOL KOTA SUKABUMI di percantik,di tambihan namina siga kota² lain di indonesia,” tulis Adel.

Menurutnya hal itu penting dilakukan karena bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Kota Sukabumi.

tdk hanya sperti sekarang yg sdh ada.supaya untuk bsa menambah dayatarik destinasi wisata di kota sukabumi..hatur nuhun,hapunteun bilih aya kata² nu lepat, (terimakasih mohon maaf kalau ada kata kata yang keliru-red),” tambah dia.

Unggahan Adel mendapat respons beragam dari warganet. “Cobi ngobrolna ka pak wali kota na langsung ameh didangu,” tulis akun Doseng Vapid.

engkin urng damel tugu ditengah ngarah macet! kamari ge pas pertama aya penentuan lokasi belah dinya warganet loba nu protes! “waduh bikin macet” “jalan leutik aya tugu,” timpal Rendi Satria Samiadji.

Abdi Ge bingung kumaha konsep titik KM 0 Sukabumi th wkwk,” tulis akun Ujang Hendi.

jiga nuboga duit wae akang ma
sakitu ge acan puguh duit tumana” na.nupuguh pelacurn tumpas na lain kakilima,” tulis akun Mulang Tiuh.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:42 WIB

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB