Makin Meresahkan! Maling Domba Kembali Beraksi di Nagrak Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 3 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maling domba kembali beraksi di Nagrak, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Andika Putra
Penulis: Andika Putra

Maling domba kembali beraksi di Nagrak, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Andika Putra Penulis: Andika Putra

SUKABUMIHEADLINES.com – Maling domba kembali beraksi di kawasan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu, 3 Juli 2021.
Kali ini pencurian terjadi di Kampung Kebon Kerep RT 01/05 Desa Darmareja. Dua ekor domba jantan milik Ibah (55 tahun) dibawa kabur maling.

“Perkiraan dicuri jam 3 dini hari, soalnya Pak Ibah memeriksa domba dua kali, jam 10 dan jam 1 malam,” kata saksi mata yang juga warga setempat, Aloy (33 tahun) kepada sukabumiheadlines.com.

Aloy menyebut di kandang ada empat ekor domba jantan. Yang dicuri hanya dua ekor domba. “Jadi tidak semua domba dicuri. Pak Ibah baru tahu dombanya dicuri setelah adzan subuh mau kasih makan ternak,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih kata Aloy, akibat aksi pencurian tersebut Ibah rugi Rp 6 juta. “Kalau menurut kabar, itu domba yang sudah disiapkan untuk kurban. Eh, ternyata malah dicuri,” tandasnya.

Ini bukan kali pertama maling domba beraksi di kawasan Nagrak. Kamis, 1 Juli 2021 maling mencuri tiga ekor domba ternak milik Basar (76 tahun) warga Kampung Pasir Jeungjing RT 03/05 Desa Babakanpanjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Parahnya, maling menyembelih domba di kebun dekat kandang dan hanya menyisakan jeroan.

Berita Terkait

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:05 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan - Pemprov Jawa Barat

Jawa Barat

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:00 WIB