Mencetak putri generasi qurani ala Ma’had Al-Humaira Hidayatullah Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 24 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mencetak putri generasi qurani ala Ponpes Al-Humaira Hidayatullah Sukabumi - Istimewa

Mencetak putri generasi qurani ala Ponpes Al-Humaira Hidayatullah Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Pondok Pesanteran (Ponpes) Al-Humaira Hidayatullah yang berada di Jl. Cikukulu, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengkhususkan diri mendidik para santri putri untuk menjadi hafidzah AlQuran.

Ma’had Al-Humaira Hidayatullah di bawah naungan Yayasan Hayatan Toyyibah ini berdiri di atas lahan seluas 1.2 hektare, dengan sistem boarding school tersebut dikhususkan bagi para santri putri.

Ma’had Al-Humaira Hidayatullah yang mengkhususkan visi dan misinya pada pengembangan dan pelaksanaan program pendidikan putri di Indonesia, merupakan sebuah jawaban dari kebutuhan nyata yang dirasakan masyarakat terhadap program pendidikan khusus putri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Santriwati Ponpes Al-Humaira Hidayatullah Sukabumi - Istimewa
Santriwati Ponpes Al-Humaira Hidayatullah Sukabumi – Istimewa

“Kita membentuk puteri Indonesia sebagai puteri yang intelek dan berkarakter, serta siap beradaptasi dengan kebutuhan dan perkembangan zaman,” ujar Pimpinan Ma’had Al-Humaira Hidayatullah, Ustadz Dadang Aby Hamza.

Baca Juga :  Putri Indriyani Soleha, Santriwati Ponpes Al Qur'an Al Hidayah Sukabumi Ikuti Tasmi' Akbar 30 Juzz

Ma’had Al-Humaira Hidayatullah ini, jelas Ustadz Dadang, sudah berdiri kurang lebih baru setahun. Untuk santrinya berasal dari berbagai daerah, termasuk ada dari Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Ma’had Al-Humaira Hidayatullah ini melahirkan santriwati generasi Qurani, berakhlak islami dan tentunya didambakan para suami, dan menjadi bidadari surga,” ungkapnya.

Santriwati Ponpes Al-Humaira Hidayatullah Sukabumi - Istimewa
Santriwati Ponpes Al-Humaira Hidayatullah Sukabumi – Istimewa

Kurikulum yang disajikan ponpes ini kata Ustadz Dadang terpusat dengan Al-Azhar, dengan mengedepankan AlQuran, sehingga disebut ponpes AlQuran. “Ketika mereka lulus dari sini mereka bisa beberapa hapalan atau juz,” katanya.

Santriwati Ponpes Al-Humaira Hidayatullah Sukabumi - Istimewa
Mencetak putri generasi qurani ala Ponpes Al-Humaira Hidayatullah Sukabumi – Istimewa

Lalu, kurikulum lainnnya yakni tarbiah islamiah. Artinya mendisiplinkan anak-anak agar mereka bisa kuat dalam beribadah dan AlQuran serta berakhlakul Islam.

Sementara itu dalam bimbingannya, antarpembina, guru dan santri menjunjung kasih sayang, di mana diasuh seperti halnya di rumah sendiri.

“Kita sebagai pembina memposisikan diri menjadi orang tua mereka. Sehingga terjalin harmonisasi di lingkungan ponpes ini,” jelas Ustadz Dadang.

Baca Juga :  Ponpes Ar-Rahman Sukabumi, profil lembaga dan lulusan berkualitas internasional
Santriwati Ponpes Al-Humaira Hidayatullah Sukabumi - Istimewa
Mencetak putri generasi qurani ala Ponpes Al-Humaira Hidayatullah Sukabumi – Istimewa

Ia menambahkan, Ma’had Al-Humaira Hidayatullah adalah sebuah lembaga terbuka dan moderat terhadap ilmu, pemikiran-pemikiran, dan metode pendidikan manapun yang dipandang positif terhadap pendidikan puteri Indonesia.

”Kami senantiasa terbuka untuk bekerjasama dengan masyarakat dan bangsa mana pun untuk mewujudkan cita-cita lembaga kami dan cita-cita puteri Indonesia pada umumnya,” pungkasnya.

Cara mendaftar ke Ma’had Al-Humaira Hidayatullah

Ma’had Al-Humaira Hidayatullah, selanjutnya sebagai Ponpes Tahfidzul Quran, juga membuka jenjang pendidikan tingkat SMA.

Bagi Anda yang ingin mendaftarkan putrinya menimba ilmu agama di ponpes ini bisa dengan cara mendaftar melalui akun Instagram ponpes ini, @alhumaira.sukabumi. Di akun tersebut Anda bisa langsung menghubungi admin dengan cara mengklik link tautan di bio @alhumaira.sukabumi.

Berita Terkait

Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?
Pamer manuskrip turats ulama Pasundan, pengertian Haol Masyayikh di Sunanulhuda Sukabumi
Haram! Hukum membuang sampah sembarangan menurut Islam, ini dalilnya
Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya
Menelisik alasan penolakan jalur KA ke Palabuhanratu Sukabumi oleh RA Eekhout
Jadwal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1447 H Muhamadiyah – NU dan perbedaan metode
Dahsyatnya bacaan di antara dua sujud, doa yang merangkum semua harapan manusia
Kisah 5 tokoh Sukabumi mualaf dan sukses jadi pengusaha, menteri, hingga istri pangeran

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:00 WIB

Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:19 WIB

Pamer manuskrip turats ulama Pasundan, pengertian Haol Masyayikh di Sunanulhuda Sukabumi

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:55 WIB

Haram! Hukum membuang sampah sembarangan menurut Islam, ini dalilnya

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:02 WIB

Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya

Senin, 26 Januari 2026 - 02:04 WIB

Menelisik alasan penolakan jalur KA ke Palabuhanratu Sukabumi oleh RA Eekhout

Berita Terbaru