Mengenal 5 Makam Keramat yang Berada di Gunung Salak Sukabumi-Bogor

- Redaksi

Sabtu, 10 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspedisi makam keramat di Gunung Salak. l Istimewa

Ekspedisi makam keramat di Gunung Salak. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Gunung Salak, yang terletak di perbatasan Kabupaten Sukabumi dengan Bogor, Jawa Barat. Tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga memiliki beberapa makam keramat yang dihormati dan dianggap tempat suci oleh masyarakat setempat.

Makam-makam ini menyimpan nilai-nilai spiritual, sejarah, dan kepercayaan yang kuat. Berikut adalah sejumlah makam keramat yang dikenal berada di Gunung Salak.

Gunung Salak di perbatasan Sukabumi dan Bogor. l Istimewa
Gunung Salak di perbatasan Sukabumi dan Bogor. l Istimewa

1. Makam Keramat Pangeran Syarif Abdullah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu makam keramat yang paling terkenal di Gunung Salak adalah Makam Pangeran Syarif Abdullah.

Pangeran Syarif Abdullah adalah salah satu keturunan dari Pangeran Cakrabuana, yang merupakan penguasa Kerajaan Sunda Galuh pada abad ke-16.

Makam Pangeran Syarif Abdullah dihormati sebagai tempat suci dan dijadikan tempat ziarah oleh orang-orang yang mencari berkah dan perlindungan.

2. Makam Keramat Nyi Roro Kidul

Makam Keramat Nyi Roro Kidul juga terdapat di Gunung Salak. Padahal, selama ini banyak warga Sukabumi mengira Nyi Roro Kidul hilang di Pantai Selatan.

Nyi Roro Kidul adalah sosok legendaris dalam mitologi Jawa Barat yang dianggap sebagai penguasa pantai selatan Jawa dan dianggap sebagai permaisuri gaib yang memiliki kekuatan mistis.

Misteri Makam Keramat di Gunung Salak, Tempat Suci dengan Nuansa Spiritual
Misteri Makam Keramat di Gunung Salak, Tempat Suci dengan Nuansa Spiritual–Instagram

Baca Juga :  Warga Ingin yang Buang Sampah di Jalan Suryakencana Cibadak Sukabumi Diciduk

Makam keramat ini menjadi tujuan ziarah bagi mereka yang memuja dan mencari pertolongan dari Nyi Roro Kidul, terutama bagi nelayan dan pelaut yang berharap mendapatkan perlindungan dan keselamatan di laut.

3. Makam Keramat Mbah Petruk

Makam Keramat Mbah Petruk juga terkenal di Gunung Salak. Mbah Petruk merupakan tokoh dalam wayang kulit yang dikenal sebagai salah satu sahabat Pandawa dalam wiracarita Mahabharata.

Makam keramat ini diyakini sebagai tempat persemayaman Mbah Petruk dan dihormati oleh para penggemar wayang kulit serta masyarakat yang percaya akan kekuatan spiritual Mbah Petruk.

4. Makam Keramat Sunan Kasep

Makam Keramat Sunan Kasep terletak di Gunung Salak dan dianggap sebagai tempat suci oleh masyarakat setempat.

Sunan Kasep merupakan seorang wali songo yang memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di Jawa Barat.

Makam keramat ini menjadi tempat ziarah dan doa bagi umat Islam yang berharap mendapatkan berkah dan keberkahan.

5. Makam Keramat KH Raden Raja Kusuma

Di kawasan puncak Gunung Salak, terdapat makam yang seringkali ramai diziarahi traveler yang datang dari luar kota.

Salah satu makam keramat di atas puncak gunung yang banyak disambangi peziarah adalah makam KH Raden Raja Kusuma. Persisnya, kuburan tersebut berada di Puncak Manik, salah satu puncak tertinggi yang ada di Gunung Salak, di ketinggian 2.211 mdpl.

Baca Juga :  BPS: Sukabumi Cukup Rp1 Juta/Bulan, 5 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Jawa Barat

Makam yang dikenal dengan Mbah Salak ini ramai dikunjungi saat hari-hari tertentu seperti saat 1 Syura. Tujuannya pun beragam, dari mulai ibadah wirid, hingga cari wangsit.

Banyak pengunjung masuk melalui jalur Cimalati, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Diungkapkannya, sebelumnya makam Mbah Salak hanya berupa tumpukan batu. Namun, oleh warga sekitar, kemudian disemen dan dilapisi keramik. Sebuah bangunan mirip gubuk peristirahatan dibangun tepat di sampingnya.

Untuk diketahui, makam-makam keramat ini tidak hanya menjadi tempat ziarah keagamaan, tetapi juga menjadi pusat budaya dan warisan lokal.

Masyarakat setempat menjaga dan merawat makam-makam ini sebagai bagian dari tradisi dan identitas mereka.

Penting untuk diingat bahwa kegiatan di makam-makam keramat harus dihormati dengan tindakan yang sopan dan sesuai dengan tradisi dan kepercayaan setempat.

Misteri Makam Keramat di Gunung Salak, Tempat Suci dengan Nuansa Spiritual
Misteri Makam Keramat di Gunung Salak, Tempat Suci dengan Nuansa Spiritual–Instagram

Pengunjung harus memperhatikan aturan dan norma-norma yang berlaku di area tersebut serta menjaga kebersihan dan ketenangan tempat suci ini

Makam keramat di Gunung Salak merupakan tempat suci yang mencerminkan hubungan manusia dengan yang Maha Kuasa, sejarah budaya, dan kekuatan spiritual.

Mengunjungi makam-makam keramat ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mempelajari dan menghargai kekayaan budaya dan kepercayaan yang ada di daerah tersebut.

Berita Terkait

Reinwardt pendaki pertama Gunung Gede, sekarang ditutup karena aktivitas vulkanik meningkat
Fatimah Al-Fihri, pendiri universitas tertua di dunia dan pengaruhnya di bidang pendidikan
Alasan Ruben Onsu mualaf, Shalat Ied bareng Igun dan bangun mushala di Sukabumi
Muslim Sukabumi mau puasa Syawal? Ini tanggal, fadhilah dan panduan lengkapnya
Mengenang Gatot Taroenamihardja, Jaksa Agung RI pertama tokoh antikorupsi dari Sukabumi
Hasil rukyatul hilal di Sukabumi, 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin 31 Maret 2025
Mengenang kiprah Wisjnu Mouradhy, jurnalis dan tokoh film nasional asal Sukabumi era 1940
Masih binggung? Jangan abaikan aturan qadha dan fidyah bagi yang batal puasa Ramadhan ini

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 00:01 WIB

Reinwardt pendaki pertama Gunung Gede, sekarang ditutup karena aktivitas vulkanik meningkat

Selasa, 1 April 2025 - 20:44 WIB

Fatimah Al-Fihri, pendiri universitas tertua di dunia dan pengaruhnya di bidang pendidikan

Senin, 31 Maret 2025 - 21:56 WIB

Alasan Ruben Onsu mualaf, Shalat Ied bareng Igun dan bangun mushala di Sukabumi

Senin, 31 Maret 2025 - 10:00 WIB

Muslim Sukabumi mau puasa Syawal? Ini tanggal, fadhilah dan panduan lengkapnya

Minggu, 30 Maret 2025 - 00:01 WIB

Mengenang Gatot Taroenamihardja, Jaksa Agung RI pertama tokoh antikorupsi dari Sukabumi

Berita Terbaru