Mengenal Perhimpunan Indonesia Tionghoa Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 27 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inti peduli bencana banjir bandang Cicurug. l Istimewa

Inti peduli bencana banjir bandang Cicurug. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Mengelompokkan diri berdasarkan etnis, lazim di Indonesia. Bahkan, hampir semua etnis memiliki perkumpulan masing masing, seperti Sunda, Bugis, Minang, dan banyak lagi.

Namun, umumnya mereka terlihat aktif, terutama bagi yang bekerja atau menetap di perantauan. Baik kota kota besar di Indonesia maupun di luar negeri, seperti yang lazim dibentuk oleh para tenaga kerja Indonesia (TKI).

Sekadar informasi, di Sukabumi sendiri banyak terdapat perkumpulan berdasarkan etnis. Ada perkumpulan keluarga Minang, Bugis hingga masyarakat Tionghoa yang tergabung dalam Perhimpunan Indonesia Tionghoa atau populer disebut Inti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Inti, juga terdapat Komunitas Tionghoa Sukabumi (KTS). Perbedaan Inti dengan KTS, adalah Inti memiliki cabang di hampir semua wilayah di Indonesia, baik di tingkat provinsi maupun kota dan kabupaten.

Dari kehadiran perhimpunan dan komunitas tersebut kita bisa mengetahui jika warga Tionghoa mayoritas memiliki nasionalisme tinggi. Mereka merasa lahir dan besar di Indonesia, maka sejatinya mereka rela melakukan apapun untuk negaranya.

Dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, mereka umumnya rajin melakukan berbagai kegiatan sosial. Dari mulai santunan hingga donor darah.

Dalam melakukan aksi sosial, Inti yang bersekretariat di Kawasan Komplek Danalaga Square, Blok I No. 17, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, juga sering menggandeng komunitas lain, selain Palang Merah Indonesia (PMI) untuk terlibat.

Mengutip laman resmi Facebook Inti Kota Sukabumi, terdapat cover dengan tulisan berbunyi, “Lahir dan dibesarkan di Indonesia. Mengapa harus ditolak ketika diberikan kesempatan membangun Ibu Pertiwi?” Dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (26/3/2022).

Dalam unggahannya, hampir semua berisi postingan terkait kegiatan sosial yang mereka lakukan. Selain itu, mereka juga kerap terjun langsung ke daerah yang terdampak bencana di Sukabumi.

Seperti saat bencana banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mereka terjun langsung memberikan donasi dikemas dalam program “INTI perduli Cicurug.”

“Kami turut prihatin atas terjadinya musibah yg menimpah saudara saudari kami di Cicurug. Semoga segala sesuatunya segera membaik,” demikian bunyi keterangan dalam unggahan foto foto aksi mereka pada 25 September 2020 lalu.

Berita Terkait

Go Suhartono, peserta tertua Bentang Jawa 2026 terpaksa DNF di Sukabumi
Ini daftar 103 ormas kawal program Prabowo dikukuhkan Hashim Djojohadikusumo
Kawal program Prabowo: 20 ormas dikukuhkan, total jadi 103 organisasi
Polda Jabar bakal bentuk Satgas Bobotoh Jaga Persib, Jaga Lembur Sauyunan
Mengenal Kucing Persia: Jenis, karakter, harga dan tips memelihara mpus asal Iran
Ceperist Sukabumi Ngahidji berbagi di bulan suci, santuni yatim piatu dan lansia
Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian
Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:27 WIB

Go Suhartono, peserta tertua Bentang Jawa 2026 terpaksa DNF di Sukabumi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Ini daftar 103 ormas kawal program Prabowo dikukuhkan Hashim Djojohadikusumo

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Kawal program Prabowo: 20 ormas dikukuhkan, total jadi 103 organisasi

Senin, 18 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polda Jabar bakal bentuk Satgas Bobotoh Jaga Persib, Jaga Lembur Sauyunan

Sabtu, 4 April 2026 - 04:46 WIB

Mengenal Kucing Persia: Jenis, karakter, harga dan tips memelihara mpus asal Iran

Berita Terbaru

Vespa GTV 278 CC - Vespa

Otomotif

Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya

Senin, 24 Agu 2026 - 16:53 WIB