Menghitung jumlah pasar, kios, minimarket dan mal di Kabupaten Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mal Cibadak Sukabumi - Istimewa

Mal Cibadak Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Pasar, minimarket hingga mal adalah tempat atau sistem di mana pembeli dan penjual berinteraksi untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa.

Dengan kata lain, pasar adalah wadah yang memungkinkan terjadinya pertukaran antara barang dan jasa dengan uang, sehingga perputaran uang dan ekonomi terus bergerak dinamis.

Namun, pernahkah Anda menghitung jumlah pasar, kios dan toko yang ada di Kabupaten Sukabumi? Nah, ternyata  kabupaten terluas di Jawa Barat ini memiliki ribuan kios dan toko yang sebagian besar berada di pasar dan mal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah pasar tradisional dan semi modern

Kabupaten Sukabumi memiliki 12 pasar tradisional dan semi modern yang masing-masing terletak di Cicurug, Parungkuda, Cibadak, Cisaat, Palabuhanratu, Sukaraja, Cikembar Surade, Jampang Kulon, Kebonpedes, Sagaranten, Warungkiara, dan Jampang Tengah.

Jumlah kios dan toko

Pada 2021, ada 4.574 unit kios dan toko, lalu bertambah menjadi 4.659 unit pada 2022. Namun, jumlahnya berkurang menjadi 4.555 unit pada 2023, dan tidak bertambah lagi sampai 2024.

Jumlah minimarket

Untuk jumlah minimarket, pada 2021 terdapat 403 gerai. Bertambah 5 jadi 408 pada 2022, lalu bertambah lagi menjadi 430 gerai pada 2023, dan kembali bertambah dua gerai pada 2024 menjadi 432. Baca selengkapnya: Kecamatan terbanyak minimarket di Kabupaten Sukabumi, 12 bangkrut

Junlah mal atau plaza

Pada 2021 dan 2022 terdapat 3 mal di Kabupaten Sukabumi, namun jumlahnya berkurang menjadi tingga 2 sejak 2023, dan tidak bertambah lagi hingga saat ini.

Dengan demikian, sejak 2021 total jumlah pasar, kios, mal dan minimarket di Kabupaten Sukabumi adalah 4.992. Kemudian, naik jadi 5.082 pada 2022. Jumlahnya turun jadi 4.999 pada 2023, dan naik lagi pada 2024 menjadi 5.001.


Dilarang republikasi artikel kategori Headline dan Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Memahami generasi “anak dengan ekor busuk” di China
UU Ketenagakerjaan baru: Kini pekerja kontrak dan outsourcing dapat pesangon
Perkuat infrastruktur listrik di selatan Sukabumi buka peluang investasi
Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum
Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi
Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar
Harga kakao global melambung, hitung produksi bahan baku cokelat di Sukabumi
Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Memahami generasi “anak dengan ekor busuk” di China

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UU Ketenagakerjaan baru: Kini pekerja kontrak dan outsourcing dapat pesangon

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Perkuat infrastruktur listrik di selatan Sukabumi buka peluang investasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:47 WIB

Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi

Berita Terbaru

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

Mahfud MD: Gibran bisa dimakzulkan

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB

Ilustrasi lulusan kuliah menganggur - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Memahami generasi “anak dengan ekor busuk” di China

Jumat, 9 Okt 2026 - 05:24 WIB