Mengunjungi Pantai Minajaya, menikmati sunset yang indah dan berombak lembut

- Redaksi

Minggu, 14 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengunjungi Pantai Minajaya, menikmati sunset yang indah dan berombak lembut. - Istimewa

Mengunjungi Pantai Minajaya, menikmati sunset yang indah dan berombak lembut. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi, dikenal memiliki keindahan alam yang memukau siapapun yang mengunjunginya. Selain bukit, gunung, dan Curug atau air terjun, kabupaten terluas di Jawa Barat ini juga dikenal terdapat pantai-pantai yang menarik untuk dikunjungi.

Salah satu pantai indah yang selalu menjadi perbincangan dan dikunjungi wisatawan, adalah Pantai Minajaya. Pantai ini dikenal karena memiliki pesisir pantai sangat luas menghampar bak permadani.

Lokasi dan rute ke Pantai Minajaya 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anda yang pernah berkunjung pasti tahu lokasi pantai ini berada di wilayah Jampang Kulon dan Surade. Pemandangan yang indah ketika sunset dan suasana pegunungan di sekelilingnya menjadi salah satu daya tarik di pantai ini.

Akses menuju pantai Minajaya berjarak sekitar 125 Kilometer dari pusat Kota Sukabumi, atau hanya 6 Kilometer dari kecamatan Surade. Akses jalan menuju pantai cukup baik bahkan pengunjung bisa langsung memarkir langsung kendaraan tepat di bibir pantai.

Pantai Minajaya
Mengunjungi Pantai Minajaya, menikmati sunset yang indah dan berombak lembut. – Istimewa

Sejarah Pantai Minajaya 

Baca Juga :  Geyser Cisolok Sukabumi Ditutup, tapi Dipadati Wisatawan

Pantai Minajaya ini sudah berumur puluhan tahun, bahkan untuk surade pantai yang paling terkenal adalah Pantai Minajaya. Di Minajaya kebanyakan yang datang adalah wisatawan lokal namun, ada juga wisatawan asing tetapi tidak begitu banyak.

Pantai ini sangat diminati karena wilayahnya hantar dan aman untuk anak-anak, banyak wisatawan memilih pantai ini untuk bersantai sambil menikmati ikan laut bakar di pinggir pantai.

Wisatawan pun banyak yang tertarik untuk datang melihat indahnya pantai Minajaya ini. Pelatarannya tidak rawan dengan ombak, sehingga wisatawan bisa bermain di pesisirnya, selain daya tarik dari alamnya ada juga daya tarik dari nilai sejarahnya, dahulu kala pantai ini bernama Pantai Kutamara. Namun, sejak 1964 pantai ini berubah nama menjadi Pantai Minajaya.

Perubahan nama tersebut bermula ketika masyarakat Kutamara dikejutkan dengan kedatangan kapal besar ke pesisir pantai tersebut.

Pantai Minajaya
Mengunjungi Pantai Minajaya, menikmati sunset yang indah dan berombak lembut. – Istimewa

Masyarakat setempat menyangka kapal yang merapat sekitar 300 meter dari pesisir pantai merupakan kapal perani dari Malaysia yang hendak menyebrang dari arah selatan.

Baca Juga :  Akhir Pekan, Kunjungi Bukit Lengkeng di Cicurug Sukabumi yang Instagramable

Berita tersebut cepat menyebar ke seluruh wilayah Surade dan Jampang Kulon. Belakangan diketahui ternyata kapal yang sempat bersandar tersebut merupakan kapal ikan yang kehabisan bahan bakar sehingga terseret arus dan terdampar di pesisir Pantai Kutamara.

Di badan kapal tertulis nama Minajaya 2 sehingga nama kapal ini popular hingga tanpa disadari penyebutan nama Minajaya bagi Pantai Kutamara menjadi sering terucap dari mulut ke mulut.

Sejak itulah pantai indah tersebut dikenal dengan sebutan Pantai Minajaya.

Hamparan pasir dan pemandangan batu karang menjadi salah satu objek yang banyak dinikmati oleh wisatawan karena terdapat batu karang kecil yang terlihat jelas ketika air laut sedang surut. Batuan karang tersebut ditumbuhi banyak rumput laut yang membuatnya terlihat indah secara alami.

Selain itu, pengunjung juga bisa menjadikan batu karang sebagai spot foto yang indah. Untuk jadwal buka wisatawan ke Pantai Minajaya ini tidak terbatas. Dengan demikian, Anda bisa mengunjunginya setiap saat.

Berita Terkait

Bus Sukabumi-Bali: Rute, tarif dan tips
5+2 buah yang baik untuk kesehatan jantung dan lambung dan tips konsumsi
Tren kerudung 2026: Warna, bahan dan desain, dari olive green hingga cloud dancer
Inspirasi dari Mayang, konten kreator asal Sukabumi memilih resign dari pramugari
Sejarah, profil, pemilik RS Betha Medika Cisaat Sukabumi plus layanan dan tarif
5+1 khasiat daun beluntas obati diabetes, keputihan hingga reumatik, bukan sekadar pagar
KDM ingin semua pelajar di Jawa Barat cinta alam sejak dini
Daftar 15 rumah sakit di Sukabumi: Tipe, pemilik dan alamat lengkap

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:08 WIB

Bus Sukabumi-Bali: Rute, tarif dan tips

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:00 WIB

5+2 buah yang baik untuk kesehatan jantung dan lambung dan tips konsumsi

Selasa, 17 Februari 2026 - 01:44 WIB

Tren kerudung 2026: Warna, bahan dan desain, dari olive green hingga cloud dancer

Selasa, 17 Februari 2026 - 00:01 WIB

Inspirasi dari Mayang, konten kreator asal Sukabumi memilih resign dari pramugari

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:00 WIB

Sejarah, profil, pemilik RS Betha Medika Cisaat Sukabumi plus layanan dan tarif

Berita Terbaru

Logo International Monetary Fund atau IMF - Ist

Ekonomi

IMF minta pajak penghasilan karyawan di Indonesia naik

Jumat, 20 Feb 2026 - 21:45 WIB

Sukabumi

Anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas

Jumat, 20 Feb 2026 - 20:36 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131