Menulis Tak Sopan di CD Janda, Tukang Kredit Dimassa Warga Gunungguruh Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 21 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku menulis tak senonoh di celana dalam, dimassa warga. l Istimewa

Pelaku menulis tak senonoh di celana dalam, dimassa warga. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Warga Sukabumi dihebohkan dengan video berdurasi 30 detik yang beredar di media sosial WhatsApp. Dalam video tampak seorang remaja tertangkap basah saat mencuri celana dalam (CD) wanita.

Kejadian tersebut bertempat di Kampung Kubangjaya RT 003/009 Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dusun Tanjungsari Sukandar mengatakan, sebenarnya video viral itu bukan pelaku maling, tapi pria yang belum diketahui namanya itu, berprofesi sebagai tukang kredit dan diduga menyukai seorang janda bernama Hana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat itu pelaku lewat ke depan rumah Hana, lantaran kesal dengan sikap Hana yang tidak memberikan respons kepadanya, lalu ia mengambil dan menulis di celana dalam milik Hana yang sedang di jemur. Hana marah, lalu berteriak, maling!” Kata Sukandar kepada wartawan Jumat (20/08/2021).

Masih kata Sukandar, Hana marah lantaran celana dalam miliknya diberi tulisan dengan kalimat yang tidak sopan. Pada saat berteriak maling, wargapun mengejar pria tersebut serta memukulnya hingga babak belur.

“Saya sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Gunungguruh, lantaran pelaku babak belur dihakimi warga. Sekarang pelaku sudah diamankan di Polsek Gunungguruh. Jadi warga tidak sempat memeriksa identitasnya,” tambah dia.

Bhabinkamtibmas Polsek Gunungguruh Bripka Dian membenarkan kejadian tersebut. “Benar, dan sudah dimediasi sebab korban berkeinginan untuk mediasi secara kekeluargaan,” singkatnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Hukum

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB