Mobil dan Motor Ludes, Ini Penyebab Kios BBM di Jampang Tengah Sukabumi Terbakar

- Redaksi

Rabu, 20 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kios bensin terbakar di Jampang Tengah. l Istimewa

Kios bensin terbakar di Jampang Tengah. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l JAMPANG TENGAH – Kebaran kios bahan bakar minyak (BBM) di Kampung Nagela, Desa/Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terbakar pada Selasa (19/4/2022) hanguskan mobil Suzuki APV pick up.

Tidak hanya itu, berdasarkan data yang diperoleh jajaran Polsek Jampang Tengah, Polres Sukabumi, kebakaran menghanguskan seluruh isi rumah dan kios BBM.

Adapun yang terbakar satu unit roda dua
– 150 buah tabung gas 3 Kg, unit pom BBM mini, 4 drum bbm, satu kompresor, perabotan rumah tangga, surat penting dan barang dagangan warung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah melalui Kapolsek Jampang Tengah, Usep Nurdin mengungkapkan, peristiwa kebakaran, berawal saat pemilik kios, menambal ban sepeda motor menggunakan kompor api.

Kemudian, kata Usep, ketika menambal ban, ada sepeda motor yang membeli bensin dari pom mini yang berdekatan tungku tambal ban tersebut dan dilayani pemilik kios.

“Saat selesai mengisi bensin sepeda motor, tiba tiba muncul api, karena ada ceceran dari pengisian bensin,” ujarnya.

“Api dengan cepat membesar dan membakar pom mini, sepeda motor, kendaraan roda empat, dan rumah pemilik kios serta rumahnya yang berada di samping kios,” sambungnya.

Dijelaskan Usep, melihat adanya kebakaran warga langsung berhamburan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun karena banyak material mudah terbakar, api dengan cepat menghanguskan seluruh isi dan bangunan rumah serta kios bensin.

“Akibat peristiwa itu, pemilik kios mengalami luka bakar di bagian kedua tangan dan kedua kaki,” terangnya.

“Pemilik kios langsung mendapatkan perawatan dari Puskesmas Jampang Tengah. Adapun kerugian materil diperkirakan sebesar tiga ratus juta rupiah,” tandasnya

Berita Terkait

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Berita Terbaru