MPW Jawa Barat Minta PP Sukabumi dan Cianjur Menahan Diri

- Redaksi

Minggu, 26 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang Organisasi MPW PP Jawa Barat, Choky Sultan Kayo (jaket biru). l Istimewa

Ketua Bidang Organisasi MPW PP Jawa Barat, Choky Sultan Kayo (jaket biru). l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l SUKALARANG – Bentrokan dua organisasi kemasyarakatan (ormas) terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Desa/Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Ahad (26/9/2021).

Bentrokan tersebut terjadi antara ormas Pemuda Pancasila (PP) dengan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten. Belum diketahui penyebab bentrokan yang menyebabkan satu korban tewas tersebut.

Sementara, melalui pesan video singkat yang diterima sukabumiheadlines.com, Ketua Bidang Organisasi MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat Choky Sultan Kayo, meminta pengurus dan anggota PP baik di Kota/Kabupaten Sukabumi maupun Cianjur untuk menahan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya minta kepada MPC Pemuda Pancasila Sukabumi dan Cianjur untuk menahan diri dan ikut menjaga kondusivitas,“ kata Choky dalam video berdurasi 56 detik tersebut.

Choky juga menambahkan, saat ini pelaku sudah ditangkap dan ditangani pihak Polres Cianjur.

“Pelakunya sudah ditangkap dan diamankan pihak Polres Cianjur. Untuk itu, saya minta semua menjaga kondusivitas,“ pinta dia.

Diberitakan sebelumnya: Ini Identitas Korban Tewas dalam Bentrokan Dua Ormas di Sukabumi

Berita Terkait

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terbaru