Mudik ke Sukabumi tahun ini bisa lewat Tol Bocimi Seksi 3 sampai Cisaat

- Redaksi

Jumat, 15 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2, Cigombong-Cibadak. l Istimewa

Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2, Cigombong-Cibadak. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Kabar baik buat warga Sukabumi, Jawa Barat, yang tengah merantau ke luar kota atau luar negeri. Pasalnya, mudik lebaran ini bisa pulang ke kampung halaman dengan melalui Jalan Tol Ciawi-Sukabumi (Cisuka) Seksi 3, ruas Cibadak-Sukabumi Barat.

Seperti diketahui, jalan tol yang populer disebut Bocimi atau Bogor-Ciawi-Sukabumi Seksi 3 sepanjang 13,7 kilometer tersebut, diklaim akan dioperasikan secara fungsional pada masa Mudik Lebaran 2024.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bocimi nanti sudah bisa sampai ke Sukabumi Barat tambahannya,” ujar Basuki di Jakarta, Rabu (13/3/2024).

Baca Juga :  Sertifikat Tanah Warga Sukabumi “Tersandera” Jalan Tol Bocimi Seksi 2

Sementara saat ini, ruas Tol Bocimi yang sudah dioperasikan adalah Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 kilometer dan Seksi 2 Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 kilometer.

Oleh karena itu, masyarakat dari arah Jakarta yang hendak mudik ke Sukabumi bisa lebih hemat waktu perjalanan lewat adanya jalan tol ini.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, proses pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi (Cisuka) Seksi 3 dihentikan sementara.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Sukabumi Enang Sutriyadi. Baca lengkap: Profil SMI, Perusahaan Ini Garap Tol Bocimi Seksi 3 dan 4, Cibadak-Sukabumi Timur

Baca Juga :  Profil Jalan Tol Bocimi Seksi 3, Cibadak-Sukabumi Barat Dibangun di Atas 2.424 Bidang Tanah

Berita Terkait:

Padahal Baru 87%, Pembebasan Lahan untuk Jalan Tol Bocimi Seksi 3 Dihentikan

Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Senilai Rp2,5 Triliun Bakal Diambil Alih Perusahaan Ini

Basuki menambahkan, selain Tol Bocimi, Jalan Tol Solo-Yogyakarta yang sudah tembus hingga Kartasura-Gondang sepanjang 42 kilometer, juga akan difungsikan secara fungsional.

“Yang kemarin kan baru 13 kilometer pada saat Nataru, nah ini akan bisa sampai ke Gondang,” klaim Basuki.

Menurut dia, dioperasikannya ruas Kartasura-Gondang tersebut mampu melewati paling sedikit 38 lampu merah di jalan nasional.

“Bayangkan kalau satu lampu merah 3 menit, 38 itu sudah 108 menit, berarti sudah sampai dua jam berhenti di lampu merah. Nah, kalau ini dari Kartasura sampai ke Gondang mungkin sudah bisa lebih cepat,” tuntas Basuki.

Berita Terkait

Peluang ekspor untuk petani di Sukabumi, daun kratom laku keras di AS untuk vitalitas
Dikeluhkan warga Sukabumi, ternyata segini tarif listrik PLN per KWh setelah program diskon 50%
Warga Sukabumi ngeluh tarif listrik jadi lebih mahal dibanding sebelum program diskon 50%
Siap-siap warga Sukabumi, Menteri ESDM akan ganti LPG dengan DME dan jargas rumah tangga
Daya beli masyarakat anjlok dipicu precautionary saving, warga Sukabumi melakukannya?
Mendirikan Koperasi Desa Merah Putih di Sukabumi? Begini mekanisme, skema dan usahanya
Klaim program Makan Bergizi Gratis luar biasa bagi ekonomi, Luhut: Kita semua terperangah
Pemprov Jawa Barat dapat uang fantastis setelah bebaskan utang pajak kendaraan

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 12:00 WIB

Peluang ekspor untuk petani di Sukabumi, daun kratom laku keras di AS untuk vitalitas

Rabu, 2 April 2025 - 14:00 WIB

Dikeluhkan warga Sukabumi, ternyata segini tarif listrik PLN per KWh setelah program diskon 50%

Rabu, 2 April 2025 - 01:24 WIB

Warga Sukabumi ngeluh tarif listrik jadi lebih mahal dibanding sebelum program diskon 50%

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:00 WIB

Siap-siap warga Sukabumi, Menteri ESDM akan ganti LPG dengan DME dan jargas rumah tangga

Jumat, 28 Maret 2025 - 13:00 WIB

Daya beli masyarakat anjlok dipicu precautionary saving, warga Sukabumi melakukannya?

Berita Terbaru