Mudik via Jalur Pansela Jawa dari Jalan Tol Bocimi Seksi 2, indah dan bebas macet

- Redaksi

Jumat, 5 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Pansela Jawa. l Istimewa

Jalur Pansela Jawa. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Lebaran 2024 ini para pemudik tujuan Jawa Tengah dan Timur memiliki opsi pilihan jalur mudik yang memiliki banyak kelebihan. Dari mulai jalan yang mulus hingga pemandangan yang indah dan bebas macet.

Seperti diketahui, jalur Tol Trans-Jawa kini sudah menggantikan jalur Pantura yang selama puluhan tahun menjadi pilihan jalur para pemudik yang hendak bertemu sanak keluarga mereka.

Pemerintah juga membangun jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela) yang memiliki kelebihan karena banyak melintasi destinasi wisata yang memukau mata, sehingga ingin menyinggahinya.

Merapah Trans-Jawa 2023 resmi dimulai, Selasa (11/4/2023) lalu. Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Ciletuh melalui Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 2 dengan exit toll di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Jalur Pansela Jawa. l Kementerian PUPR
Jalur Pansela Jawa. – Kementerian PUPR

Jalan Tol Bocimi yang dirancang 4 seksi, yaitu Seksi 1 Ciawi-Cigombong, Seksi 2 Cigombong-Cibadak, Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat, dan Seksi 4 Sukabumi Barat-Sukabumi Timur, di mana Seksi 2 telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2023 lalu.

Berdasarkan pantauan sukabumiheadline.com, saat ini arus mudik mulai ramai meskipun hanya saat akhir pekan. Namun, arus mudik diperkirakan akan melonjak signifikan pada akhir pekan ini.

Baca Juga :  Minim Fasilitas HTM Ujunggenteng Sukabumi Rp70 Ribu, Toll Gate Direbut Warga

Dari Tol Bocimi Seksi 2, keluar lewat Gerbang Tol (GT) Parungkuda dan melanjutkan perjalanan lewat jalan nasional menuju Ciletuh.

Kemudian, pemudik bisa mengambil rute lewat Cikidang dengan jalan yang berkelok-kelok. Uniknya, di perjalanan kami menemukan sekumpulan monyet di pinggir jalan yang menunggu untuk diberi makan.

Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. l Istimewa
Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. l Istimewa

Para pemudik bisa beristirahat sejenak di pinggir jalan sembari membagikan potongan makanannya ke monyet-monyet tersebut.

Perjalanan diakhiri dengan berkunjung ke Curug Sodong yang masuk kawasan Geopark Ciletuh. Untuk masuk dan mendaki di Curug Sodong, pengunjung cukup membayar biaya sebesar Rp5.000.

Selanjutnya, pemudik bisa melanjutkan mudik menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur yang juga akan disuguhi pemandangan menawan sepanjang perjalanan.

Berita Terkait

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas
Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal
Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis
Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan
Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi
Bunyi genderang perang antara Mendikdasmen dengan Gubernur Jawa Barat
Teror ancam kebebasan pers, PBNU: Bukan tradisi bangsa yang beradab
Setelah UU TNI berikutnya RUU Polri, penolakan rakyat diprediksi semakin masif

Berita Terkait

Rabu, 2 April 2025 - 20:25 WIB

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas

Rabu, 2 April 2025 - 05:00 WIB

Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal

Senin, 31 Maret 2025 - 08:00 WIB

Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 28 Maret 2025 - 00:00 WIB

Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan

Kamis, 27 Maret 2025 - 20:11 WIB

Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi

Berita Terbaru