Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 1445 Hijriyah

- Redaksi

Selasa, 23 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lambang Muhammadiyah. l Istimewa

Lambang Muhammadiyah. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan hasil hisab penentuan awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijah 1445 Hijriyah di Kantor PP Muhammadiyah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (20/1/2024).

Ketua Umum PP Muhammadiyah mengatakan bahwa awal puasa Ramadhan jatuh pada tanggal 11 Maret 2024.

“Hari ini Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan maklumat resmi bahwa Pimpinan Pusat berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani dari Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa awal puasa Ramadhan atau 1 Ramadhan tahun ini dimulai pada dan bersamaan dengan 11 Maret 2024,” kata Haedar, Sabtu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Haedar juga mengumumkan bahwa Idul Fitri 1445 Hijriyah jatuh pada 10 April 2024. Sementara itu PP Muhammadiyah juga mengumumkan 1 Zulhijah 1445 Hijriyah jatuh pada Sabtu, 8 Juni 2024, Hari Arafah (9 Zulhijjah) pada Ahad, 16 Juni 2024, dan Idul Adha pada Senin, 17 Juni 2024.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah menghargai jika ada perbedaan perbedaan karena perbedaan metode,” ucapnya.

Haedar menuturkan bahwa perbedaan hal yang biasa terjadi dalam penentuan awal Ramadhan dan Idul Fitri. Namun ia menekankan pentingnya sikap toleransi dan saling menghargai antarumat.

“Yang paling penting adalah toleransi saling menghargai dan tidak kalah pentingnya memaknai ibadah untuk membangun kesalehan diri umat Islam baik pribadi maupun kolektif bangsa Indonesia agar hidup kita lebih baik, lebih menjalani kehidupan kehidupan yang lahir dari pancaran agama yang mencerahkan, mencerdaskan bahkan memajukan kehidupan.

Haedar juga menjelaskan alasan Muhammadiyah mengumumkan awal Ramadhan saat ini. “Mengapa Muhammadiyah mengumumkan sekarang, dan mungkin ada yang bertanya mendahului. Kami PP Muhammadiyah tidak mendahului siapa pun,” ungkapnya.

Haedar menuturkan awal Ramadhan lumrah terjadi pada setiap tahun. Bahkan kalendar yang dikeluarkan organisasi Islam maupun negara juga telah lebih dulu menentukan awal Ramadhan.

“Jadi maklumat pengumuman Muhammadiyah ini maklumat yang normal terjadi dan dilakukan karena kami menggunakan metode hisab dengan metode khusus hisab hakiki wujudul hilal,” ucapnya.

Berita Terkait

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN
Daftar 25 anggota Wantimpres dilantik Prabowo, ada Babah Alun hingga sosok kontroversial
Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya
5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN
Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km
“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris
Prabowo sebut pengamat goblok, PVRI: Antisains
Benarkah Bayu ASN Pemkot Bogor ditemukan di rumah istri muda di Sukabumi?

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya

Rabu, 30 September 2026 - 23:01 WIB

5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km

Kamis, 24 September 2026 - 12:00 WIB

“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:00 WIB