Naik Dua Kali Lipat, Selama Libur Lebaran 9 Wisatawan Tewas di Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 7 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad korban Edi Paryogo (15) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. l Istimewa

Jasad korban Edi Paryogo (15) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Sebanyak puluhan wisatawan tercatat mengalami kecelakaan saat musim libur Lebaran di sejumlah objek wisata di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hal itu diungkapkan Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto.

Menurutnya, sepanjang libur Lebaran 2023, terhitung sejak H-1 hingga H+8, tercatat sebanyak 29 orang wisatawan mengalami kecelakaan dan 9 wisatawan di antaranya meninggal dunia.

“Sedangkan, 20 orang wisatawan lainnya berhasil diselamatkan,” jelas Suryo kepada media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, Suryo merinci bahwa ke-29 wisatawan tersebut mengalami kecelakaan di 10 lokasi berbeda. Dari mulai laut, sungai hingga wisata air lainnya.

Screenshot 2023 04 28 12 04 53 60 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Wisatawan tewas tenggelam di Curug Sentral 2, Kabandungan. l Istimewa

Untuk korban meninggal dunia, kata Suryo, kecelakaan laut terjadi di Pantai Batu Bintang sebanyak dua orang, Pantai Ombak Putih Kadaka satu orang, serta Pantai Karang Panganten dua orang.

“Sedangkan untuk kecelakaan wisata air terjun di Curug Sentral Kabandungan satu orang dan Wisata Air Cekdam Ciemas satu orang, lalu terakhir Sungai Cibuni dua orang,” jelasnya.

Berita Terkait: 

Wisatawan Tenggelam di Pantai Batu Bintang Sukabumi ditemukan Tewas

Ditemukan, Jasad Remaja Bojonggenteng Sukabumi Tenggelam di Curug Sentral 2 Kabandungan

Diakui Suryo, jumlah kecelakaan yang menimpa wisatawan pada tahun 2023 ini mengalami kenaikan hingga 40 persen dibandingkan dengan libur Lebaran tahun sebelumnya.

“Untuk tahun 2023 ini peristiwa kecelakaan meningkat hampir dua kali lipat, atau sekitar 40 persen di banding tahun 2022,” pungkas Suryo.

Berita Terkait

Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi
Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot
Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat
Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga
Baru dua pekan kerja, buruh proyek Hotel Sayan Terrace asal Sukabumi ditemukan tak bernyawa
Kisah Aiptu Hikmatuloh, polisi di Sukabumi rela jual motor demi bantu warga

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:40 WIB

Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam

Minggu, 26 April 2026 - 12:27 WIB

Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi

Sabtu, 25 April 2026 - 14:40 WIB

Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot

Jumat, 24 April 2026 - 23:57 WIB

Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah

Kamis, 23 April 2026 - 23:32 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat

Berita Terbaru

Lambang Muhammadiyah. l Istimewa

Internasional

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:55 WIB