Nelayan Ujunggenteng Sukabumi Sudah Seminggu Masih Kesulitan Solar dan Pertalite

- Redaksi

Rabu, 6 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com l CIRACAP – Ratusan nelayan di Pesisir Selatan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, masih kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan solar.

Hal itu diungkapkan Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep JK mengatakan, nelayan sudah sekira satu minggu tidak melaut karena sulitnya mendapatkan Pertalite dan solar.

“Sudah seminggu lebih banyak menganggur, tidak melaut, tidak kebagian Pertalite dan solar,” ujarnya kepada sukabumiheadlines.com, Selasa (6/4/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asep berharap pihak-pihak terkait memperhatikan kondisi nelayan Ujunggenteng agar bisa kembali melaut. Karenanya, saat ini sedang diajukan e-Pas Kecil oleh pemilik perahu agar bisa kembali membeli Pertalite ke SPBU yang direkomendasikan Dinas Kelautan.

“Kan Ujunggenteng itu ada SPBU penunjukkan di Cimaja (Kecamatan Surade), ada rekomendasi dari Dinas Kelautan khusus Cimaja, jadi yang beli ke pom Cimaja itu kan hampir 70 persen penggunaannya buat nelayan, tapi kenyataannya para nelayan masih kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk melaut,” terangnya.

Berita Terkait

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terbaru