Pelayan Gereja Mualaf Setelah Mendengar Lagu Band Wali

- Redaksi

Jumat, 12 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l Hidayah Allah SWT bisa menghampiri siapapun yang diapilih-Nya. Karenanya, kehidupan seseorang dalam mendapatkan sebuah hidayah berupa kenikmatan memeluk agama Islam memang tidak ada yang tahu.

Demikian yang dialami seorang pria pelayan gereja ini masuk agama Islam lantaran ketidaksengajaan mendengarkan salah lagu band Wali.

Hal itu diakui pria tersebut terekam dalam sebuah percakapan podcast di kanal YouTube Ngaji Cerdas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nah itu gimana kejadiannya kenapa bisa masuk ke Islam? Ada yang bujuk atau ada yang mengiming-imingi,” tanya seorang host.

Alhamdulillah bertahan sampai detik ini tidak ada yang mengiming-imingi, tidak ada karena mau nikah dan semacamnya. Mungkin karena hidayah ya,” ujar pria mualaf ini.

Lebih lanjut, ia menceritakan awal mula ketertarikannya pada Islam pada saat ketidaksengajaan mendengarkan salah satu lagu band Wali.

“Waktu itu saya salah muter lagu. Pas mau dengerin lagu lewat VCD, kebetulan yang keluar lagu Wali yang judulnya Tobat Maksiat,” paparnya.

Meski tidak sengaja mendengarkan lagu Tobat Maksiat. Rupanya hati pria ini langsung terenyuh dengan lirik lagu tersebut.

Kok enak banget ini lagu, dengar, dengar, dengar, akhirnya yang biasanya di handphone lagu rohani semua, mulai terkikis dan diganti lagu-lagu Wali,” tutur pria tersebut.

Hingga akhirnya pria ini memutuskan menjadi seorang mualaf lantaran kagum dengan semua lirik lagu yang diciptakan band Wali.

“Syiarnya lagu-lagu Wali ini apalagi lirik-liriknya sampai ke hati saya dan membuat saya semakin tertarik untuk masuk Islam,” tandasnya.

Sontak saja unggahan video itu langsung diserbu komentar warganet. Tak sedikit dari mereka yang terharu mendengar kisah pria mualaf tersebut.

“Senang dan merinding mendengar penuturan saudara yang mualaf. Semoga kita semua senantiasa ada dalam lindungan Allah SWT,” kata akun akang**.

Berita Terkait

Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil
Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung
KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang
KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”
Kedubes Iran belasungkawa gugurnya tentara Indonesia, kutuk serangan Israel
Angkot di Sukabumi diliburkan Pemprov, dapat kompensasi Rp200 ribu
Setelah Lebaran ASN dan pegawai swasta kerja dari rumah
PMI akan kirim bantuan kemanusiaan ke Iran

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 05:48 WIB

Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil

Rabu, 8 April 2026 - 18:10 WIB

Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung

Rabu, 1 April 2026 - 12:20 WIB

KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:25 WIB

KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”

Senin, 30 Maret 2026 - 17:56 WIB

Kedubes Iran belasungkawa gugurnya tentara Indonesia, kutuk serangan Israel

Berita Terbaru

Hari Hutan Internasional, Wamenhut Rohmat Marzuki tanam pohon di Sukabumi

Sukabumi

Hari Hutan Internasional, Wamenhut tanam pohon di Sukabumi

Kamis, 9 Apr 2026 - 08:00 WIB