Pemain Timnas Sepak Bola Putri asal Sukabumi Punya Bisnis di Cibadak

- Redaksi

Rabu, 15 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hanipa Halimatusyadiah Suandi. l @hanipahalimatusyadiah

Hanipa Halimatusyadiah Suandi. l @hanipahalimatusyadiah

SUKABUMIHEADLINE.com l CIBADAK – Mungkin belum banyak yang mengetahui jika pemain Timnas Sepak Bola Putri asal Kabupaten Sukabumi Hanipa Halimatuyadiah Suandi memiliki bisnis di Cibadak.

Ya, pada 26 November 2021 lalu, Hanipa membuka distro tidak jauh dari RS Kartika Cibadak. Distro yang menjual brand sendiri, HHSCO, milik gadis yang mengantarkan Tim Jawa Barat meraih medali emas PON XX Papua 2021, itu menjual berbagai produk fesyen, seperti kaos, hoodie, jaket, celana, hingga sneaker.

Berita Terkait: Tak Ada Uang, Pemain Timnas Sepakbola Putri Asal Sukabumi Nahan Lapar Saat TC

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Open store HHSCO di Cibadak bukanlah yang pertama bagi Hanipa. Dikutip dari laman resminya, gadis yang pernah membawa tim Tira Persikabo Kartini menjadi runner up di Liga 1 Putri 2019, itu memulai bisnisnya sejak 2019 yang lalu.

“Ga pernah kepikiran buat serius bisnis, tapi ntah takdir atau gimana malah jadi penasaran dan serius. Alhamdulillah, terima kasih keluarga, teman teman dan orang orang yg selalu support aku. Akhirnya yang aku tunggu walaupun ga seberapa di banding yang lain, tapi pencapaian ini bikin aku makin percaya. Semoga next project ku sukses lagi dan semua berjalan lancar,” ujar Hanipa saat open store di Cibadak, dikutip sukabumiheadlines.com dari akun Instagramnya @hanipahalimatusyadiah, Rabu (15/12/2021).

Sebagai ungkapan rasa syukurnya, Hanipa memberikan lima buah gift sembari meminta didoakan untuk kesuksesan bisnisnya tersebut.

“Aku mau bagi bagi Gift untuk 5 orang, kalian cukup share dan promosiin hhsco dengan cara apapun dan aku minta kalian berdoa yang baik untuk @hhsco yang udah bisa komen di postingan ini,” tambah Hanipa.

Berita Terkait

Perkuat infrastruktur listrik di selatan Sukabumi buka peluang investasi
Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum
Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi
Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar
Harga kakao global melambung, hitung produksi bahan baku cokelat di Sukabumi
Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili
PDRB Sukabumi jauh tertinggal, Triwulan II 2026 Garut juara
Ke Jakarta cuma butuh Rp14 ribu! Kapan warga Cicurug Sukabumi berangkat kerja naik KRL?

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Perkuat infrastruktur listrik di selatan Sukabumi buka peluang investasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:47 WIB

Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi

Rabu, 30 September 2026 - 12:05 WIB

Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar

Selasa, 29 September 2026 - 04:56 WIB

Harga kakao global melambung, hitung produksi bahan baku cokelat di Sukabumi

Berita Terbaru