Penampakan Jalan Kabupaten Sukabumi Rusak Menuju Geopark Ciletuh-Palabuhanratu

- Redaksi

Sabtu, 8 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Kabupaten rusak ruas Ciracap-Ciemas, Sukabumi . l Dhani Ramdhani

Jalan Kabupaten rusak ruas Ciracap-Ciemas, Sukabumi . l Dhani Ramdhani

sukabumiheadline.com l CIRACAP – Jalan Kabupaten yang mengalami kerusakan juga dikeluhkan warga yang tinggal di wilayah selatan Sukabumi, Jawa Barat.

Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses utama menuju Geopark Ciletuh-Palabuhanratu di Kecamatan Ciemas dari Kecamatan Ciracap.

Menurut salah seorang warga Ciracap, kerusakan jalan sudah terlihat sejak 2020 lalu. Sementara, kini setelah tiga tahun kemudian kerusakan semakin parah di banyak titik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari tahun 2020 sudah rusak dan sampai sekarang masih dibiarkan begitu. Padahal, ini jalan utama dan satu-satunya yang terdekat dari Surade, Ciracap ke Ciemas,” kata warga dan pengguna jalan, Dhani Ramdhani kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (8/7/2023).

“Sebagai pengguna jalan saya merasa dirugikan karena kendaraan jadi cepat rusak. Sedangkan, kalau harus melalui jalan Waluran, Jampang Kulon, Cinagen tentunya lebih jauh dan konsumsi bahan bakar juga lebih banyak,” tambahnya.

Adapun, tambah Dhani, banyak kerugian dirasakan para pengguna jalan jika melewati Jalan Kabupaten rusak tersebut.

“Kerugian pribadi saya, ya waktu dan kendaraan dari mulai shockbreaker dan kaki kaki motor atau mobil cepat rusak,” sesalnya.

“Bahkan, kalau mobil kecil yang pendek ya otomatis nge-gasruk bumper-nya. Belum lagi para petani yang membawa hasil pertanian, seperti pickup yang mengangkut beras atau buah. Rata rata memutar lewat Jampang Kulon karena kalau lewat sini sering mengalami kecelakaan,” kesal dia.

Dhani berharap Jalan Kabupaten tersebut diperhatikan oleh pemerintah karen sangat vital bagi warga.

“Harapan saya, ya segera diperbaiki karena ini menyangkut hajat hidup warga di sini. Dari mulai ke sekolah sampai aktivitas mencari nafkah,” pungkas Dhani.

Berita Terkait

Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI
Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi
Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!
Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta
Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: KUA-PPAS 2027 hingga Perda ketertiban masyarakat
Duh, 20 pelajar SMAN 1 Cicurug Sukabumi diminta mengundurkan diri
Kisah Adang, sopir angkot era 7 presiden asal Sukabumi terdesak digitalisasi transportasi publik
BASB ancam tutupi Pendopo Sukabumi dengan kain kafan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:44 WIB

Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:39 WIB

Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:53 WIB

Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:02 WIB

Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:21 WIB

Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: KUA-PPAS 2027 hingga Perda ketertiban masyarakat

Berita Terbaru

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bertemu Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi - Kementerian Luar Negeri RI

Internasional

Akhirnya Menlu Sugiono diterima Menteri Luar Negeri Iran

Sabtu, 11 Jul 2026 - 14:13 WIB

Jampidsus Febrie Ardiansyah - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

Jampidsus Febrie Adriansyah mengundurkan diri dari jabatannya

Sabtu, 11 Jul 2026 - 05:02 WIB