Pendeta Rusia Sirami Jalan dengan Air Suci Agar Warga Tak Kecanduan Alkohol

- Redaksi

Kamis, 23 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses penyiraman air suci saat hari berhenti minum alkohol I Istimewa

Proses penyiraman air suci saat hari berhenti minum alkohol I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I RUSIA – Pendeta dari Gereja Ortodoks di Kota Tver, Rusia, “membom” kota itu pakai air suci dari atas pesawat. Tujuan mereka adalah menghentikan kebiasaan mabuk-mabukan warganya.

Tvernews melansir bahwa gereja menyiramkan 70 liter air suci dengan cawan besar dari atas pesawat ringan pada pekan lalu, dalam upaya memerangi “kecanduan alkohol” dan “tindakan cabul”.

Stasiun TV menyiarkan proses penyiraman air suci itu. Di atas pesawat seorang pendeta mengenakan sabuk supaya tidak jatuh ketika mengguyur jalanan kota pakai air suci.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Siapapun bebas menertawakan tindakan kami,” kata Pastor Alexander. “Kami hanya menjalankan tugas.”

Baca Juga :  Belum usai dengan Rusia, Ukraina diambang perang dengan negara Muslim

Konsumsi vodka mengakar kuat dalam budaya Rusia. Meski begitu, negara pecahan Soviet ini tengah memperketat Undang-Undang Miras karena ingin meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Data statistik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2016 menunjukkan, UU larangan penjualan minuman beralkohol di SPBU atau warung-warung di Moskow secara drastis mengurangi konsumsi miras per kapita Negeri Beruang Merah. Tingkat konsumsinya turun dari 18,7 liter pada 2005 menjadi 11,7 liter.

Namun, sejumlah pakar berpendapat angka tersebut tak bisa menjadi acuan pasti, mengingat laporannya tidak meliputi miras oplosan atau alkohol lain.

Baca Juga :  Viral, Pendeta yang Hina Islam dan Nabi Muhammad SAW Terlantar dan Jadi Pemulung di AS

Sekitar 74 orang di Irkutsk, Siberia tewas pada Desember 2016 usai mengonsumsi sabun cair buat mabuk-mabukan karena dikira mengandung etanol yang dapat diminum. Kandungan dalam sabun ternyata metanol, zat beracun bagi manusia.

Guyuran air suci buat para pemabuk di Tver bertepatan dengan Hari Berhenti Minum Rusia, hari libur tidak resmi yang jatuh tiap 11 September—tradisi yang berasal dari zaman Tsar seabad lalu.

Sejak 2006, para pendeta Gereja Ortodoks rutin mengajak warga Tver untuk memperingati Hari Berhenti Minum.  Sejauh ini, ajakan dari para pemuka agama itu belum mengurangi tingkat konsumsi alkohol Kota Tver.

Berita Terkait

Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah
Gabung Dewan Perdamaian bareng Indonesia, Israel bombardir Gaza tewaskan 32 orang
Setelah LGBT Rusia ditetapkan sebagai gerakan teroris dan ekstremis
Sudah dikepung militer AS, Iran siap perang total
Kisah Alice Guo, warga China jadi wali kota di Filipina hasil palsukan identitas divonis seumur hidup
AS resmi masukan kelompok Islam ini ke dalam daftar organisasi teroris
Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?
Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:00 WIB

Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:56 WIB

Gabung Dewan Perdamaian bareng Indonesia, Israel bombardir Gaza tewaskan 32 orang

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:00 WIB

Setelah LGBT Rusia ditetapkan sebagai gerakan teroris dan ekstremis

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:43 WIB

Sudah dikepung militer AS, Iran siap perang total

Senin, 19 Januari 2026 - 02:39 WIB

Kisah Alice Guo, warga China jadi wali kota di Filipina hasil palsukan identitas divonis seumur hidup

Berita Terbaru

Internasional

Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah

Jumat, 6 Feb 2026 - 09:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131