Pengamat: Fungsi Bansos di Indonesia Lebih ke Kepentingan Politik Penguasa

- Redaksi

Minggu, 1 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com – Founder Synergy Policies Dinna Prapto Raharja menyebut jika fungsi bantuan sosial (bansos) di Indonesia lebih sebagai kepentingan kekuasaan politik.

Sebut dia, ada tiga fungsi bansos, pertama sosial ekonomi, bertujuan mencegah agar masyarakat tidak jatuh ke jurang kemiskinan. Kedua fungsi ekonomi, ditujukan menjaga daya beli masyarakat agar perekonomian terus berputar. Kemudian ketiga fungsi sosial politik, mencegah adanya kelompok rentan.

“Secara desain yang saya perhatikan, justru fungsi yang tiga ini lebih banyak didominasi fungsi politik. Lebih untuk mencari popularitas,” kata Dinna lewat video diskusi daring, dilansir suara.com pada Sabtu (31/7/2021).

Baca Juga :  Rommy Hadiri Acara PPP, KPK Hormati Hak Politik Mantan Napi Korupsi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Dinna menyebut pada fungsi sosial politik pejabat negara seolah ingin menunjukkan pemerintahannya lebih banyak menyalurkan bansos dibanding rezim sebelumnya.

Nah itu suatu yang menunjukkan ini lho di era saya, kasih bantuan sosial. Bahkan jor-joran lho ya. Di era saya, saya memberi lebih banyak nih, bentuknya macam-macam. Duitnya lebih besar di era sebelumnya,” kata Dinna.

Berita Terkait

Target Kaesang presiden, PSI: Ogah anak proklamator, nenek puluhan tahun jadi ketum partai
Budi Arie bawa Projo dukung Prabowo saja di 2029, PDIP: Dia mau jadi tersangka
Sudah diberi amnesti, ini puja-puji PDIP di Satu Tahun Prabowo-Gibran
Mundur dari Nasdem, Ahmad Sahroni bertemu Waketum PSI sepengetahuan Jokowi
Dualisme berakhir, ini susunan pengurus DPP PPP, siapa jadi ketum?
Klaim Mardiono terpilih jadi Ketum PPP secara aklamasi dibantah Rommy
Diwarnai kericuhan, Muhammad Mardiono Ketua Umum PPP secara aklamasi
Respons berbeda Titiek Soeharto dengan Jokowi soal Prabowo-Gibran 2 periode

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 08:00 WIB

Target Kaesang presiden, PSI: Ogah anak proklamator, nenek puluhan tahun jadi ketum partai

Selasa, 4 November 2025 - 03:24 WIB

Budi Arie bawa Projo dukung Prabowo saja di 2029, PDIP: Dia mau jadi tersangka

Senin, 20 Oktober 2025 - 01:00 WIB

Sudah diberi amnesti, ini puja-puji PDIP di Satu Tahun Prabowo-Gibran

Kamis, 16 Oktober 2025 - 03:46 WIB

Mundur dari Nasdem, Ahmad Sahroni bertemu Waketum PSI sepengetahuan Jokowi

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:11 WIB

Dualisme berakhir, ini susunan pengurus DPP PPP, siapa jadi ketum?

Berita Terbaru