Perahu dihantam ombak besar dua nelayan Sukabumi nyaris tenggelam

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perahu dihantam ombak besar dua nelayan Sukabumi nyaris tenggelam - Ist

Perahu dihantam ombak besar dua nelayan Sukabumi nyaris tenggelam - Ist

sukabumiheadline.com – Dua nelayan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kecelakaan laut (lakalaut) di perairan Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Selasa (14/4/2026). Beruntung kedua nelayan tersebut berhasil diselamatkan sebelum tenggelam.

Video penyelematan kedua nelayan asal Sukabumi tersebut oleh Tim SAR Parangtritis diunggah diakun X @merapiundercover.

“Kembali terjadi lagi laka laut di Pantai
Parangtritis, kali ini Selasa, 14 April
2026, dua orang nelayan asal sukabumi
berhasil diselamatkan oleh petugas
SAR Pantai Parangtritis,” katanya, dikutip sukabumiheadline.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam caption video, disebutkan bahwa petugas SAR Gabungan yang terdiri dari Satpol-PP Kabupaten Bantul, Satlinmas Rescue Istimewa dan SAR Ditpolair Polda DIY berhasil mengevakuasi korban dan perahu ke tepian pantai.

“Selanjutnya saat ini masih dilakukan
koordinasi oleh pihak pihak terkait dan
keluarga korban,” jelasnya.

Sementara itu, dalam narasi video dijelaskan dua nelayan asal Sukabumi berhasil diselamatkan oleh tim SAR Gabungan setelah perahu mereka terbalik akibat ombak tinggi di Pantai Parangtritis.

“Perahu terbalik akibat hantaman ombak besar saat nelayan beroperasi, mirip dengan insiden sebelumnya di lokasi yang sama. Nelayan dan perahunya berhasil dievakuasi. Tim SAR berhasil mengevakuasi korban dan perahu ke tepian pantai, dengan koordinasi lanjutan bersama pihak keluarga korban,” urainya.

Untuk informasi, Pantai Parangtritis terkenal memiliki gelombang tinggi yang berbahaya bagi nelayan tradisional, sehingga sering terjadi kecelakaan laut meskipun patroli SAR tetap siaga, laporan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lengkap terkait nama dan alamat lengkap kedua korban.

Berita Terkait

Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk
Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani
Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru
Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini
Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi
Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong tata kelola pariwisata tertib, nyaman dan profesional
Warga Nyalindung minta kepastian perbaikan jalan, ini kata Bupati Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 02:22 WIB

Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:27 WIB

Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:01 WIB

Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:58 WIB

Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi

Berita Terbaru

Proses evakuasi pendaki asal Sukabumi di Lombok Timur - Polres Lombok Timur

Peristiwa

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB