sukabumiheadline.com – Bencana alam pergerakan tanah terjang Desa Margaluyu Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi. Meski tak menimbulkan korban, tetapi pergerakan tanah itu mengancam sejumlah rumah warga.
Hal tersebut diungkapkan P2BK Purabaya, Yabto Prayitno, pergerakan tanah dipicu oleh intensitas hujan cukup tinggi di Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/10/2021) kemarin. Air hujan yang deras menyebabkan pergerakan tanah yang kondisinya labil.
“Pergerakan tanah terjadi di Kampung Cigulusur RT 01/01 Desa Margaluyu hingga membuat tujuh Kepala Keluarga harus mengungsi,” ungkap Yabto kepada sukabumiheadline.com, Jumat (21/10/2021).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibatnya, retakan tanah yang semakin besar dan retakan rumah serta sawah semakin melebar, mengancam 18 KK yang lain.
“Tujuh Kepala keluarga yang memiliki 21 jiwa kini mengungsi di rumah saudaranya, dan 18 KK lainnya teraancan akibat pergerakan tanah,” tambahnya.
Untuk memastikan potensi ancaman terhadap keselamatan warga, kata Yanto, dirinya langsung berkoordinasi dengan unsur tiga pilar Desa Margaluyu, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
“Pihak P2BK pun langsung melakukan assesment/kaji cepat dilokasi, menghimbau kepada masyarakat dan warga pun disini membutuhkan tenda pengungsi, bahan dasar, peralatan tidur, pelbet dan lainnya,” pungkas Yabto