Petani di Cikakak Sukabumi Keluhkan Jalan Kabupaten Rusak Parah

- Redaksi

Senin, 20 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani di Cikakak Sukabumi keluhkan Jalan Kabupaten rusak parah. l sukabumiheadline.com

Petani di Cikakak Sukabumi keluhkan Jalan Kabupaten rusak parah. l sukabumiheadline.com

SUKABUMHEADLINE.com l CIKAKAK – Sejumlah masyarakat yang melintas di ruas jalan kabupaten di Kampung Cimalingping, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan kondisi jalan yang sudah lama rusak dan tak kunjung diperbaiki.

Seperti diungkapkan Adi (38) warga Cikakak, yang kesehariannya melintasi jalan tersebut untu menjual hasil taninya berupa pisang, harus jatuh bangun melewati kondisi jalan yang hancur.

“Perasaan kesal ada, apalagi kalau mau jual pisang ke Cikakak, sering terjatuh terutama di tanjakan Cimalingping ini hancur,” ujarnya kepada sukabumiheadline.com, Senin (20/12/2021).

Menurut Adi kerusakan pada jalan tersebut sudah cukup mengkhawatirkan, pasalnya saat ini kondisinya sudah menyisakan bongkahan batu batu tanpa aspal, pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati.

“Ini sudah lama, gak tau kapan diperbaikinya, padahal akses jalan ini sangat vital bagi warga sini,” jelasnya.

Sementara itu, Deni Nugraha, seorang staf pemerintah Desa Sukamaju mengatakan, ruas jalan rusak memiliki panjang kurang lebih 2 kilometer mulai dari Kampung Ciputat hingga Cikakak.

Baca Juga :  Penyanyi Genre Remix asal Sukabumi dan Lirik Tukang Rayu dari Valita

“Iya sudah lama rusak, dari panjang empat kilometer, dan dua kilometer jalan rusak cukup parah,” ungkapnya.

Dijelaskan Deni, sudah banyak mendapat pengaduan dari warga yang mengharapkan perbaikan jalan. Namun, karena kewenangan ada di kabupaten, pihak desa tidak bisa berbuat banyak. Namun begitu, untuk pengajuan perbaikan ke dinas pekerjaan umum hampir setiap tahun dilakukan.

“Pemerintah desa sudah berusaha mengajukan ke dinas terkait, tapi sampai saat ini belum ada informasi lagi,” terangnya.

“Mudah-mudahan di tahun 2022 nanti jalan ini masuk dalam rencana perbaikan pemerintah daerah melalui dinas pekerjaan umum,” tandasnya.

Berita Terkait

Wisatawan Pantai Minajaya Sukabumi protes HTM Rp12.000/orang, benarkah sesuai Perda No. 15/2023?
Habis BBM, remaja 16 tahun asal Kebonpedes Sukabumi curi dua motor sehari di Yogyakarta
Biayai LSM tapi nihil, ortu ingin kasus Siti Ulfah TKW asal Sukabumi jadi pembelajaran
Pesan untuk wanita Sukabumi dari Siti Ulfah, TKW asal Lembursitu dianiaya majikan di Arab Saudi
Mau mudik ke Palabuhanratu Sukabumi, warga Tangerang mendadak pingsan di Bogor
Alhamdulillah Siti Ulfah, TKW asal Sukabumi dianiaya majikan akhirnya Lebaran di rumah
Digrebek suami saat tanpa busana, polisi selingkuh dengan pegawai Dishub Kabupaten Sukabumi
Terjebak macet Sukabumi? Ke Rest Area Tol Bocimi Seksi 2 dan Masjid Raudhatul Irfan aja

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 00:01 WIB

Wisatawan Pantai Minajaya Sukabumi protes HTM Rp12.000/orang, benarkah sesuai Perda No. 15/2023?

Kamis, 3 April 2025 - 21:49 WIB

Habis BBM, remaja 16 tahun asal Kebonpedes Sukabumi curi dua motor sehari di Yogyakarta

Selasa, 1 April 2025 - 08:30 WIB

Biayai LSM tapi nihil, ortu ingin kasus Siti Ulfah TKW asal Sukabumi jadi pembelajaran

Selasa, 1 April 2025 - 01:34 WIB

Pesan untuk wanita Sukabumi dari Siti Ulfah, TKW asal Lembursitu dianiaya majikan di Arab Saudi

Senin, 31 Maret 2025 - 01:29 WIB

Mau mudik ke Palabuhanratu Sukabumi, warga Tangerang mendadak pingsan di Bogor

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB