PM Malaysia Beri Status Kewarganegaraan Gadis Keturunan Indonesia

- Redaksi

Selasa, 18 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rohana Abdullah (22) bersama ibu angkatnya, Chee Hoi Lan I Istimewa

Rohana Abdullah (22) bersama ibu angkatnya, Chee Hoi Lan I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I Rohana Abdullah (22), gadis asal Indonesia menjadi perbincangan publik setelah diberi kewarganegaraan dan kartu identitas diri oleh Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri.

Ramai diberitakan, Ismail Sabri telah menghubungi gadis keturunan Indonesia yang ditinggalkan ibunya sejak bayi, untuk diberi status kewarganegaraan dan kartu identitas diri.

“Viral di media mengenai Rohana Abdullah dan ibu angkatnya, Chee Hoi Lan, yang berbeda bangsa dan agama tetapi hidup bersama dengan penuh kasih sayang dan kecintaan,” ujar Ismail pada Senin, dikutip sukabumiheadlines.com dari akun instagramnya, Selasa (18/1/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Chee, seorang keturunan Tionghoa, merawat Rohana sejak berusia dua bulan. Ibunya, petugas kebersihan di sekolah tempat Chee bekerja memilih pulang ke Indonesia. Sementara, ayah Rohana yang berkewarganegaraan Malaysia belum diketahui keberadaannya hingga saat ini.

“Rohana dibesarkan dengan baik dan mendapat didikan agama Islam walaupun berbeda agama dengan ibu angkatnya,” jelas Ismail.

Lanjut Ismail, pada Minggu (16/1/2022), dirinya menghubungi Rohana untuk membantunya mengatasi masalah dokumen identitas. “Insya Allah, demi masa depan Rohana, saya akan bantu beliau mendapatkan identitas kewarganegaraan dan kartu pengenalan. Buat Chee Hoi Lan, terima kasih. Salam hormat juga dari saya karena menjaga Rohana, dengan penuh kasih sayang tanpa batas,” kata Ismail.

Berita Terkait

Warga Tel Aviv dukung oposisi dan Partai Arab Israel bersatu gulingkan Netanyahu
Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53
Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv
Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya
Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:15 WIB

Warga Tel Aviv dukung oposisi dan Partai Arab Israel bersatu gulingkan Netanyahu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Berita Terbaru