Pohon Karet di Cikidang Sukabumi Timpa Mobil hingga Ringsek, Anak dan Lansia jadi Korban

- Redaksi

Minggu, 27 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil ringsek tertimpa pohon di Cikidang. l Istimewa

Mobil ringsek tertimpa pohon di Cikidang. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CIKIDANG – Satu unit kendaraan jenis Grand Max dengan nomor polisi F 8415 QM ringsek di ruas Jalan Cibadak-Cikidang-Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (27/2/2022).

Informasi diperoleh, kejadian berawal sekira pukul 14.00 WIB, saat terjadi hujan disertai angin kencang, kemudian mengakibatkan pohon karet oblong roboh dan menimpa kendaraan warna putih itu.

Kejadian tersebut, tepatnya terjadi di jalan Raya Cipeutir-Cikidang, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Kolonel Inf. Anjar Ari Wibowo mengungkapkan, berdasarkan laporan sementara yang diterimanya, akibat kejadian tersebut tiga orang di dalam kendaraan menjadi korban.

“Diperkirakan korban ada tiga orang, anak kecil, lansia, serta sopir,” ungkapnya kepada sukabumiheadlines.com melalui perpesanan aplikasi.

“Anak kecil dan lansia sudah berhasil di evakuasi dan dibawa ke RSUD Sekarwangi, sementara sopir masih dalam proses evakuasi,” sambungnya.

Baca Juga :  Meninggal di NTB, Keinginan Terakhir Zainudin Bersua Anak di Cibadak Sukabumi Urung

Adapun jenis pohon yang roboh, lanjut Anjar Ari Wibowo merupakan pohon milik perhutani, jenis karet oblong dengan panjang 20 meter dan diameter sekira 40 centimeter.

“Saat ini proses evakuasi terhadap satu korban dan pohon masih berlangsung dilakukan tim gabungan dari Forkompimcam Cikidang,” tandasnya.

Berita Terkait

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Berita Terbaru

Ilustrasi Singapura - sukabumiheadline.com

Internasional

Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:59 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131