Profil Lulis Delawati, Dokter asal Sukabumi yang Hobi Jalan-jalan

- Redaksi

Minggu, 24 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lulis Delawati. l Dok. Pribadi

Lulis Delawati. l Dok. Pribadi

SUKABUMIHEADLINE.com l NANGGELENG – Dokter adalah seseorang yang karena keilmuannya berusaha menyembuhkan orang-orang yang sakit. Tidak semua orang yang menyembuhkan penyakit bisa disebut dokter.

Masyarakat pada umumnya mengenal profesi dokter adalah tenaga kesehatan untuk menyelesaikan semua masalah kesehatan yang dihadapi tanpa memandang jenis penyakit, organologi, golongan usia, dan jenis kelamin, sedini dan sedapat mungkin, secara menyeluruh.

Di kota Sukabumi, seorang wanita memilih profesi mulia ini. dr. Lulis Delawati, MMRS., ibu dari satu orang anak ini, masih terlihat cantik meskipun disibukkan dengan seabreg pekerjaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Istri dari dr. Eddo Alan Delis, SpAn., ini mengaku selalu menjalani profesinya dengan semangat dan ikhlas. Terlebih di masa pandemi, sebagai aparatur sipil negara (ASN) profesi menuntutnya berada di barisan terdepan dalam pencegahan wabah Covid-19.

“Saat ini saya bekerja di Dinas Kesehatan Kota Sukabumi sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P). Seperti di masa pandemi, profesi dokter dituntut bekerja ekstra. Terlebih, kondisi pandemi ini, sebagai Kabid P2P, kami menjadi leading dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid 19 dan vaksinasi,” ujarnya mengawali perbincangan dengan sukabumiheadline.com.

Selain bekerja sebagai ASN, pehobi jalan-jalan, ini juga membuka praktik mandiri di Nanggeleng pada Senin-Sabtu, setiap sore hingga malam.

Masa Kecil hingga Dewasa

Lulis sendiri adalah wanita Sukabumi asli karena lahir di Kota sukabumi pada 28 tahun silam.

Cerita soal profesi yang dijalaninya saat ini, ia menyebut, menjadi dokter adalah mayoritas jawaban dirinya saat masih anak-anak dan anak-anak Indonesia lainnya ketika ditanya, “kelak kalau sudah besar mau menjadi apa?”. Dan kemudian Lulis benar-benar mewujudkan cita-citanya tersebut.

Perjalanan menjadi seorang dokter, kata Lulus, tidak seindah mimpi. Banyak rintangan dihadapi. Karenanya, ia berharap generasi muda yang bermimpi ingin menjadi dokter selalu tekun belajar, rajin berikhtiar optimal, “Dan jangan lupa berdoa, khususnya doa dari orang tua.”

Bukan sekadar nasihat, penyuka musik pop ini lulus Sekolah Dasar Negeri Benteng 1, Kemudian SMPN 1, dan SMAN 1 Kota Sukabumi.

Penyuka warna pink, merah dan coklat, ini kemudian meraih pendidikan dokter di Universitas Ahmad Yani (Unjani), kemudian melanjutkan studinya untuk meraih gelar MMRS (Master Manajemen Rumah Sakit) di Universitas Islam Bandung (Unisba).

“Usai kuliah, saya mengabdi sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Puskesmas Tipar, Kota Sukabumi sebagai dokter pemeriksa,” pungkas penyuka film bergenre action dan horor itu.

Berita Terkait

Agar anak berlatih seni peran, KDM akan hidupkan kembali teater sekolah di Jawa Barat
Mengenal Pusat Kesehatan Hewan dan daftar lengkap Puskeswan di Sukabumi
Jadwal SPMB Sekolah Maung non-jalur domisili, optimalkan pendidikan siswa berprestasi di Sukabumi
Resensi film Life is Beautiful, Gen Z Sukabumi: Keren banget! Jadi lebih sayang ayah
Gen Z Sukabumi akui mulai alami brainrot epidemic, apa sih pemicunya?
Resmi, mulai hari ini 18 Mei ditetapkan sebagai Hari Tatar Sunda
Daftar SMA negeri dengan Nilai TKA Tertinggi di Jawa Barat, tak satupun dari Sukabumi
Qiai Guest House Sukabumi tawarkan kenyamanan, cek tarif dan interiornya

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:21 WIB

Agar anak berlatih seni peran, KDM akan hidupkan kembali teater sekolah di Jawa Barat

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:55 WIB

Mengenal Pusat Kesehatan Hewan dan daftar lengkap Puskeswan di Sukabumi

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:00 WIB

Jadwal SPMB Sekolah Maung non-jalur domisili, optimalkan pendidikan siswa berprestasi di Sukabumi

Selasa, 19 Mei 2026 - 01:38 WIB

Resensi film Life is Beautiful, Gen Z Sukabumi: Keren banget! Jadi lebih sayang ayah

Senin, 18 Mei 2026 - 21:40 WIB

Gen Z Sukabumi akui mulai alami brainrot epidemic, apa sih pemicunya?

Berita Terbaru

Ilustrasi dua pria bertengkar, salah satu memegang golok - sukabumiheadline.com

Kriminal

Berebut lahan garapan, pria di Cikidang Sukabumi dibacok

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:23 WIB