Rabu Kelabu, 3 Kecamatan di Utara Sukabumi Diterjang Puting Beliung

- Redaksi

Kamis, 22 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras dan angin kencang merusak puluhan rumah I Istimewa

Hujan deras dan angin kencang merusak puluhan rumah I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Hujan deras disertai angin kencang menyapu wilayah utara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu, 21 Juli 2021, sejak sore hari hingga petang.

Pantauan sukabumiheadlines.com, sedikitnya tiga kecamatan terdampak bencana pohon tumbang yang disertai angin kencang. Ketiganya adalah Parungkuda, Cibadak dan Cikidang.

Di Parungkuda, hujan deras disertai angin kencang meluluhlantakkan puluhan rumah di Kampung Babakan, Desa Sundawenang, Rabu sore sekira pukul 15.50 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat, Okeu (38 tahun) mengatakan, ada lebih dari 10 rumah di dua ke-RW-an yang mengalami kerusakan, rata-rata rusak di bagian atap. Selain itu ada pula rumah yang rusak tertimpa pohon tumbang.

“Anginnya cukup kencang. Sempat terjadi kepanikan, terutama ibu-ibu. Pada takbir dan mengumandangkan solawat,” kata Okeu kepada sukabumiheadlines.com, Rabu petang.

Sementara itu, di wilayah Cibadak, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi melaporkan adanya bencana puting beliung di Kampung Paris RT 06 RW 07 dan Kampung Anggayuda RW 011 Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak.

Peristiwa terjadi ketika kedua kampung tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Rabu, 21 Juli 2021, pukul 16:00 WIB. Akibatnya, sebuah pohon berukuran besar tumbang dan dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan. Kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Demikian halnya di Kecamatan Cikidang, atap rumah warga beterbangan dihempas angin kencang yang menerjang wilayah tersebut.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Hukum

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB