Sadarlah, Sampah dari Hulu Sungai Kotori Pantai Talanca Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 20 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah berserakan di Pantai Talanca. l sukabumiheadlines.com

Sampah berserakan di Pantai Talanca. l sukabumiheadlines.com

SUKABUMIHEADLINES.com l SIMPENAN – Kawasan Objek wisata pantai Talanca, yang berlokasi di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali dipenuhi serakan sampah.

Kondisi tersebut, menurut warga, sampah berbagai jenis mulai dari ranting, kayu, botol plastik hingga kain hampir memenuhi seluruh area pantai Talanca, dan bukan kali ini saja. Namun, kondisi tersebut sudah sejak lama terjadi, meskipun sudah beberapa kali dibersihkan.

“Kan sampah sampah ini dari Sungai Cimandiri, masuk ke laut dan terdampar di pantai,” ujar Tami (60) warga Desa Cidadap saat memulung botol plastik kepada sukabumiheadlines.com, Sabtu (19/3/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Tami, sampah sampah yang berserakan memenuhi area pantai Talanca merupakan kiriman dari laut, yang sebelumnya terbawa dari Sungai Cimandiri.

Tidak hanya kiriman di wilayah Simpenan, tapi juga dari wilayah Sukabumi. Pasalnya, Cimandiri hulunya berada di kota. “Ini bisa saja atau mungkin saja kiriman dari Sukabumi, kan ke sini jatuhnya. Cimandiri hulunya kan di kota,” jelasnya.

isi naskah webbb
Sampah berserakan di Pantai Talanca. l sukabumiheadlines.com

Tomi menegaskan, kondisi serakan sampah di Pantai Talanca, diakuinya tidak sebanyak dan separah tahun tahun sebelumnya, karena beberapa waktu sebelumnya pernah mendapat penanganan dari pemerintah daerah melalui dinas terkait yang melakukan pembersihan sampah dengan menggunakan alat berat.

“Ini belum seberapa, sudah tidak terlalu menumpuk, karena beberapa kali sudah dibersihkan, tapi banyak lagi sampah berserakan memenuhi area pantai Talanca ini,” bebernya.

“Kalau tiap habis banjir Sungai Cimandiri, area ini dipenuhi sampah. Banyak botol botol plastik bekas minuman ringan,” sambungnya.

Sementara itu Panji (36), warga Palabuhanratu mengungkapkan, keadaan serakan sampah di Pantai Talanca tidak pernah ada habisnya, meskipun beberapa kali warga sekitar bersama komunitas melakukan pembersihan. “Seingat saya ini beberapa kali sudah dibersihkan, tapi ya gini lagi,” singkatnya.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:42 WIB

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB