Sejuk dan Bikin Betah, Menikmati Suasana di Pantai Kamboja Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 1 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Kamboja di Cikakak, Kabupaten Sukabumi. l sukabumiheadline.com

Pantai Kamboja di Cikakak, Kabupaten Sukabumi. l sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com l CIKAKAK – Satu lagi objek wisata pantai yang layak dikunjungi saat berwisata ke kawasan Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp) tepatnya di Desa/Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Warga menyebut spot di pesisir selatan Sukabumi itu dengan nama Pantai Kamboja.

Di pantai yang satu ini, pengunjung yang datang disuguhi keindahan pemandangan alam berupa hamparan laut lepas diiringi deburan ombak, dan view menawan hamparan pesisir pantai yang dominasi kerikil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, di sepanjang Pantai Kamboja ini juga banyak ditumbuhi pohon katapang yang rimbun sehingga akan membuat para pengunjungnya betah berlama lama.

“Lokasi ini bikin adem, nyaman, tempatnya asyik, banyak pohon pohon rindang di pinggir pantai. Cocok untuk keluarga sambil botram,” ujar Wandi (36) salah seorang pengunjung. Jumat, (30/6/2023).

Screenshot 2023 07 01 02 33 25 53 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Pantai Kamboja di Cikakak, Kabupaten Sukabumi. l sukabumiheadline.com

 

Untuk mencapai lokasi Pantai Kamboja, pengunjung dapat menempuhnya dengan hanya 15 – 20 menit atau sekira 6-7 kilometer dari pusat Kota Palabuhanratu.

Dari Kota Palabuhanratu, Anda harus melanjutkan perjalanan ke arah barat, menyusuri Jalan Nasional ruas Palabuhanratu – Cisolok.

Pantai Kamboja berada tepat di pinggir Jalan Nasional, sehingga pengunjung tidak akan perlu khawatir akan tersesat ketika mengunjungi pantai ini, terlebih dengan area parkir yang cukup luas membuat Anda akan merasa nyaman.

“Di sini juga kita tidak perlu khawatir kesulitan cari jajanan dengan harga murah. Ada minimarket dan banyak para pedagang makanan ringan,” jelas Wandi.

“Di sini juga banyak penginapan. Jadi, kalau kemalaman atau ingin menyaksikan momen matahari terbit dan tenggelam, di sini lokasi yang pas,” imbuhnya.

Berita Terkait

Workshop peningkatan profesionalisme guru melalui pembelajaran interaktif di Bojonggenteng Sukabumi
Kabupaten Sukabumi berapa? Kemenkes ungkap 3 kelompok penyandang HIV terbanyak
Tren model gamis 2026: Modis & mewah dengan sentuhan payet dan bordir
5 fakta Bobby Bobob: Sutradara film alumni SMAN 1 Cikembar dan eks HRD PT GSI Sukabumi
7 khasiat daun binahong, 4 efek samping, 3 cara konsumsi dan untuk perawatan kulit
Manfaat dongeng, 7 cerita Sunda dan sejarah Hari Dongeng Nasional 28 November
“Sri Asih 1989 – Kembali Pulang” ke Sukabumi: Musikal legendaris mentas, catat waktunya
Mata Luka Sengkon Karta, Peri Sandi Huizche: 5 Fakta penyair Indonesia asal Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 21:25 WIB

Workshop peningkatan profesionalisme guru melalui pembelajaran interaktif di Bojonggenteng Sukabumi

Sabtu, 29 November 2025 - 10:00 WIB

Kabupaten Sukabumi berapa? Kemenkes ungkap 3 kelompok penyandang HIV terbanyak

Sabtu, 29 November 2025 - 03:21 WIB

Tren model gamis 2026: Modis & mewah dengan sentuhan payet dan bordir

Sabtu, 29 November 2025 - 00:51 WIB

5 fakta Bobby Bobob: Sutradara film alumni SMAN 1 Cikembar dan eks HRD PT GSI Sukabumi

Jumat, 28 November 2025 - 22:03 WIB

7 khasiat daun binahong, 4 efek samping, 3 cara konsumsi dan untuk perawatan kulit

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Kades garda terdepan pemerintahan

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:04 WIB

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol dan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki - Ayep Zaki

Eksekutif

Menteri LH Hanif Faisol tegur Wali Kota Sukabumi

Sabtu, 29 Nov 2025 - 19:47 WIB