September 2021, Ada 5 Keluhan Jalan Rusak Parah di Selatan Kabupaten Sukabumi

- Redaksi

Senin, 4 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak parah Sukabumi. l Andika Putra

Jalan rusak parah Sukabumi. l Andika Putra

SUKABUMIHEADLINE.com l SUKABUMI – Ada banyak keluhan soal jalan rusak. Berikut lima jalan rusak parah dikeluhkan warga di selatan Kabupaten Sukabumi, selama September 2021.

1. Kecamatan Lengkong

lengkong

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, setiap hari harus bersusah payah melintasi jalanan rusak berbatu dan berpasir. Pantauan sukabumiheadline.com, jalan kabupaten penghubung Desa Langkapjaya dengan Desa Cilangkap, Kecamatan Lengkong tersebut, tepatnya ruas Patokbesi-Joglo, kondisinya rusak parah.

Selengkapnya klik: 25 Tahun Warga Lengkong Sukabumi Nantikan Perbaikan Jalan Kabupaten Rusak

2. Kecamatan Ciracap

4,5 dari 6 Km Jalan Kabupaten Rusak Parah di Ciemas Sukabumi

Warga Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengeluhkan kondisi jalan kabupaten ruas Ciawet-Cikadal. Jalan penghubung Kecamatan Ciracap-Ciemas tersebut, ada empat titik kerusakan parah.

Selengkapnya klik: 4,5 dari 6 Km Jalan Kabupaten Rusak Parah di Ciemas Sukabumi

3. Kecamatan Cidolog

jalan

Ruas jalan di Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya akses jalan Kampung Cimahi menuju Pasirhalang, rusak dan berlumpur, sehingga menyulitkan aktivitas warga setempat. Akibatnya, aktivitas perekonomian warga setempat menjadi terhambat. Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan kondisi ini karena tak jarang menyebabkan kecelakaan.

Selengkapnya klik: Warga Cidolog Tagih Janji Bupati Sukabumi Perbaiki Jalan Rusak

4. Kecamatan Tegalbuleud

Jalan Rusak

Warga kampung Tonjong, Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat keluhkan kondisi jalan penghubung antar desa yang rusak parah. Kondisi jalan rusak parah dan berlumpur tersebut, dinilai warga, pada saat kondisi normalpun sangat menghambat aktivitas perekonomian, terlebih saat pandemi Covid-19.

Selengkapnya klik: Jalan Rusak Hambat Pemulihan Ekonomi Warga Tegalbuleud Sukabumi

5. Kecamatan Tegalbuleud

Jalan Kampung Cijambu di Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuled, Kabupaten Sukabumi, rusak parah. Jalan tersebut merupakan akses yang menghubungkan dua Desa yaitu Buniasih dan Sumberjaya. Bayu Shutisna (22), warga setempat mengeluhkan jalan yang rusak ini.

Tegalbuleud

Selengkapnya klik:  Kasihan Warga Tegalbuleud Sukabumi, Jalan Rusak Parah dan Jembatan Lapuk

Berita Terkait

Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi
Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot
Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat
Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga
Baru dua pekan kerja, buruh proyek Hotel Sayan Terrace asal Sukabumi ditemukan tak bernyawa
Kisah Aiptu Hikmatuloh, polisi di Sukabumi rela jual motor demi bantu warga

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:40 WIB

Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam

Minggu, 26 April 2026 - 12:27 WIB

Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi

Sabtu, 25 April 2026 - 14:40 WIB

Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot

Jumat, 24 April 2026 - 23:57 WIB

Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah

Kamis, 23 April 2026 - 23:32 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat

Berita Terbaru

Lambang Muhammadiyah. l Istimewa

Internasional

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:55 WIB