sukabumiheadline.com – Manajemen Persib Bandung menjatuhkan sanksi kepada Kakang Rudianto imbas kericuhan usai laga melawan Port FC pada Kamis (19/9/2024). Baca selengkapnya: Intimidasi Bobotoh, Persib sanksi Kakang Rudianto dan Head of Communication PT PBB
Kakang dinyatakan bersalah karena membawa masuk bobotoh ke loker pemain. Saat sanksi itu diumumkan, manajemen Persib menyerahkan seluruh keputusannya kepada pelatih, Bojan Hodak.

Setelah hampir dua pekan, Bojan kemudian bicara mengenai sanksi yang akan diberikan kepada Kakang. Namun, Bojan sendiri mengaku masih mempertimbangkan sanksi apa yang akan dia putuskan untuk Kakang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berdalih, perlu berkoordinasi dengan manajemen Persib agar bisa memutuskan sanksi tersebut. “Saya masih menunggu dari manajemen karena mereka melakukan penyelidikan. Jika dia salah, saya akan memberikannya sanksi,” katanya, Selasa (8/10/2024).
Baca juga: Usai rusuh Bobotoh di laga Persib vs Persija, manajemen akan gunakan tiket face recognition
Namun, Bojan mengaku sedang mempertimbangkan salah satu sanksi yang menurutnya berdampak besar. Sanksi tersebut adalah pemotongan gaji untuk Kakang Rudianto imbas kesalahannya itu.
“Kamu tahu apa (sanksi) yang paling menyakitkan bagi pemain? Ketika kamu memotong gaji, mereka akan menangis. Ini yang terbaik. Saya akan menghukum tim, bukan dia. Untuk dia, dia harus bayar uang besar, itu saja. Artinya, mungkin dia bekerja secara gratis. Dia akan jadi sukarelawan di klub. Tapi kita lihat nanti,” kata pelatih asal Kroasia itu.

Sebelumnya diberitakan, manajemen Persib Bandung mengumumkan hasil investigasi internal atas insiden dugaan intimidasi yang dilakukan oknum pemain kepada bobotoh usai laga melawan Port FC, Kamis (19/9/2024). Hasilnya, pemain muda Maung Bandung, Kakang Rudianto diberi sanksi karena dinyatakan telah melakukan pelanggaran.
Hasil investigasi internal ini diumumkan dalam konferensi pers di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat (27/9/2024) pukul 23.00 WIB.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Iskandar Kunaefi, Komisaris PT PBB Umuh Muchtar, Komisaris PT PBB Kuswara, Vice President Operasional PT PBB Andang Ruhiat dan Interim Director of Sports PT PBB Adhitia Herawan.