Stasiun KA Sukabumi akan direlokasi ke Cibeureum, terkoneksi dengan terminal bus

- Redaksi

Senin, 28 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stasiun KA Sukabumi - Istimewa

Stasiun KA Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Stasiun Kereta Api (KA) Sukabumi akan direlokasi ke wilayah Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat, namun tetap terkoneksi dengan Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi.

Hal itu terungkap ketika Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mendampingi kunjungan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat (Hubdat) dan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani dan Mohamad Risal Wasal ke Terminal Kota Sukabumi dan Stasiun KA Sukabumi, pada Ahad (27/4/2025).

Baca Juga: Foto-foto sejarah pembangunan jalur Kereta Api Bogor-Sukabumi-Cianjur 1873

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ayep menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi terminal Tipe A, sekaligus membahas rencana besar pengelolaan dan pengembangan kawasan transportasi tersebut.

“Dalam pertemuan itu, dibahas rencana pembangunan pusat kegiatan seperti mall di sekitar terminal untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya dikutip sukabumiheadline.com dari unggahan video di akun media sosial resmi, Senin (28/4/225).

Selain itu, pertemuan juga membahas rencana pemindahan stasiun akhir kereta api Sukabumi ke Cibeureum, sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan layanan transportasi dan pengembangan wilayah kota.

“Rencananya akan ada relokasi statsiun secara bertahap, apakah naik ke atas atau pindah lokasi (mendekat ke daerah Cibeureum), supaya aksesnya lebih dekat ke termimal tipe A,” jelas Ayep.

Baca Juga: Tak lagi sampai Cipatat, KA Siliwangi dari Sukabumi langsung ke Padalarang

Pemerintah Kota Sukabumi, sambung Ayep, menyambut baik rencana strategis ini sebagai langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan konektivitas kota.

“Ini salah satu kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung proses pengembangan yang terintegrasi, demi mewujudkan Kota Sukabumi Bercahaya yang nyaman bagi warganya,” ungkapnya.

Baca Juga: Menelisik alasan dibangun dan penampakan Stasiun KA Parungkuda Sukabumi tahun 1900

Ayep juga memohon doa kepada seluruh masyarakat Kota Sukabumi agar rencana ini dapat berjalan dengan lancar dan tanpa ada hambatan apapun.

“Minta doa ya, dalam waktu dekat kita akan kerja cepat untuk merealisasikan diawali dengan pembenahan administrasi,” pungkas Ayep.

Untuk informasi, turut hadir pula Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, Imran Whardani dan Kepala Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, Yukki Ahmad Yunus.

Berita Terkait

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis
Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi
Hampir setahun jembatan di Cisolok Sukabumi dibiarkan rusak, ganggu ekonomi warga

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Berita Terbaru

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman diterima Presiden Prancis Emmanuel Macron - Saudi Gazette

Internasional

Arab Saudi dan Prancis serukan pendirian negara Palestina

Rabu, 26 Agu 2026 - 06:00 WIB