Suami Menganggur, Ibu Muda Tega Gorok Anak Kandung

- Redaksi

Selasa, 22 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanti Utami, terduga pelaku penggorok anak kandung. l Istimewa

Kanti Utami, terduga pelaku penggorok anak kandung. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Seorang ibu tega membunuh anak kandungnya sendiri, terjadi di Dukuh Sokawera, Desa/Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Ahad (20/3/2022).

Wanita bernama Kanti Utami (35), itu membunuh anak kandungnya, AR bocah perempuan berusia 7 tahun. AR diduga dibunuh ibu kandungnya dengan cara digorok lehernya.

Mirisnya, selain membunuh AR, Kanti Utami juga melukai dua anaknya yang lain KS (10) dan EM (5) hingga mengalami kondisi kritis dan dibawa ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diberitakan kompas.com, Ahad pagi sekira pukul 04.00 WIB, tetangga Kanti Utami, bernama Iwan, mendengar suara keributan dan teriakan meminta tolong dari rumah pelaku.

Sejumlah warga mendatangi rumah Kanti Utami, dan mendapati salah satu bibi pelaku yang bernama Hamidah tengah berupaya mendobrak pintu kamar tempat pelaku dan anaknya tidur.

Warga tersentak ketika pintu berhasil dibuka paksa, mereka melihat pelaku masih memakai mukena duduk di samping anak-anaknya yang tergeletak bersimbah darah.

“Karena pada saat kejadian saya termasuk yang menolong, saya melihat ada pisau kater di TKP (tempat kejadian perkara),” ujar Iwan.

Ditambahkan Iwan, terduga pelaku berteriak histeris lalu pingsan setelah kepergok warga. “Kanti Utami ke luar rumah dan berteriak histeris. Tak lama, pelaku jatuh pingsan. Begitu kembali sadar, ibu tiga anak itu sempat mengamuk dan mencekik dua tetangganya.”

Sementara, dalam video yang beredar di media sosial, Kanti Utami sudah ditangkap polisi setelah melakukan perbuatannya, dan sudah ditahan di ruang tahanan Polsek.

Dalam video tersebut, Kanti mengungkapkan alasannya nekad menggorok ketiga anaknya. ‎”Saya ingin‎ menyelamatkan anak saya, biar nggak hidup susah. Gara-gara saya hidupnya susah,” ujarnya dari dalam sel tahanan.

Kepada orang yang memvideokannya di dalam sel, Kanti Utami ‎mengaku ingin disayang oleh suaminya. Dia menyebut sang suami sering mengangur.

‎”Saya mau menyelamatkan anak-anak biar nggak dibentak-bentak. Mendingan mati saja, biar nggak ngerasain sedih,” jelas dia.

Namun demikian, Kanti Utami menolak dirinya disebut mengalami gangguan kejiwaan. “Saya nggak gila, pak. Dari kecil saya sudah dikurung,” ujarnya tanpa mengungkapkan alasan dan siapa yang mengurungnya.

Berita Terkait

Resbob penghina suku Sunda divonis 2,5 tahun penjara: Semoga hakim bahagia 7 turunan
Andrie Yunus diancam Hakim Militer akan diseret jika ogah bersaksi
Mantan Kades Karang Tengah Sukabumi divonis 4 tahun dan ganti uang negara Rp1,2 miliar
Kasus air keras alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi, pemerintah mau revisi UU Peradilan Militer
UU PPRT disahkan, pembantu rumah tangga kini punya payung hukum, ini poin pentingnya
Dinilai sandiwara, KontraS tolak hadiri sidang militer kasus air keras Andrie Yunus
Kasasi ditolak, wanita Sukabumi ini harus mendekam di penjara dan denda Rp100 juta
Semedi di Petilasan Eyang Sembah Dalem Sukabumi, Koko bandar narkoba dibekuk Bareskrim

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 03:23 WIB

Resbob penghina suku Sunda divonis 2,5 tahun penjara: Semoga hakim bahagia 7 turunan

Rabu, 29 April 2026 - 21:10 WIB

Andrie Yunus diancam Hakim Militer akan diseret jika ogah bersaksi

Selasa, 28 April 2026 - 13:53 WIB

Mantan Kades Karang Tengah Sukabumi divonis 4 tahun dan ganti uang negara Rp1,2 miliar

Senin, 27 April 2026 - 22:49 WIB

Kasus air keras alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi, pemerintah mau revisi UU Peradilan Militer

Selasa, 21 April 2026 - 06:42 WIB

UU PPRT disahkan, pembantu rumah tangga kini punya payung hukum, ini poin pentingnya

Berita Terbaru