Sukabumi Punya RS Standar Internasional, Primaya Hospital Resmi Dibuka

- Redaksi

Kamis, 16 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Primaya Hospital Sukabumi. I Eka Lesmana

Primaya Hospital Sukabumi. I Eka Lesmana

SUKABUMIHEADLINE.com l SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi kini memiliki tambahan Rumah Sakit swasta, yaitu Primaya Hospital yang secara resmi melakukan grand launching pada Kamis (16/9/2021).

Menurut CEO Primaya Hospital Leona A. Karnali, Primaya Hospital Sukabumi merupakan salah satu cabang rumah sakit dari Primaya Hospital Group.

“Saat ini Primaya Hospital Group telah memiliki 14 cabang, yakni di Tangerang, Pasar Kemis, Evasari Jakarta, Cikini Jakarta, Bekasi Barat, Bekasi Timur, Bekasi Utara, Karawang, Makassar, Palangkaraya, Sorowako, Pangkal Pinang, Sukabumi, dan Semarang,” bebernya kepada sukabumiheadline.com, Kamis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, banyaknya populasi produktif dan pekerja di Sukabumi menjadi salah satu motivasi Primaya Hospital mengembangkan berbagai layanan seperti jantung dan pembuluh darah, ibu dan anak, serta ortopedi.

Sejak Mei 2021 Primaya Hospital telah beroperasi melayani masyarakat Sukabumi dan sekitarnya.

Saat ini, Primaya Hospital Sukabumi telah memiliki 14 layanan kesehatan, dari penyakit dalam, anak, obgyn, bedah umum, orthopedi, irologi, bedah syaraf, THT, mata, kulit dan kelamin, jantung, pembuluh darah, syaraf, dan rehabilitasi medik, serta gigi dan mulut.

Seluruh layanan tersebut, sebut Leona, didukung oleh layanan dan peralatan medis terkini; mulai dari CT Scan (Computerized Tomography) 128 slice, Hemodialisa, USG 4D untuk Kehamilan. Laparoskopi (bedah minim sayatan), X Ray, Panoramik (Rontgen Gigi), dan berbagai teknologi lainnya.

Baca Juga :  Nge-cross Sambil Beramal Bareng Bentars Gorbons Cicurug Sukabumi

Sementara itu Direktur Primaya Hospital Sukabumi dr. Lisbeth Mariane Br. Siahaan, MARS. mengatakan,
“Primaya Hospital Sukabumi dapat menangani berbagai kasus cidera atau trauma dari kepala sampai kaki, kasus kelainan otot, tulang, sendi, tumor, dan dapat memantau berbagai penyakit seperti jantung dan kanker,” ujarnya.

Selain itu, Primaya Hospital Sukabumi juga memiliki layanan penunjang lainnya seperti Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ambulance gratis 24 jam dalam jangkauan 5 km dari rumah sakit, medical check up, kamar operasi berupa ruang pembedahan terbaik dengan tekanan negatif dalam menyikapi era pandemi saat ini. Selain itu, ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU), ruang Intensive Care Unit (ICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Fisioterapi, Laboratorium 24 jam, Homecare, serta layanan Telemedicine (konsultasi online).

Seluruh layanan tersebut diberikan dengan berbagai pilihan alternatif pembayaran; mulai dari pembayaran pribadi, asuransi, tanggungan perusahaan, BPJS Ketenagakerjaan dan kedepannya kami siap bekerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan kemudahan pasien yang memiliki jaminan BPJS Kesehatan.

“Di Primaya Hospital Sukabumi, masyarakat tidak perlu khawatir untuk datang berobat karena kami melakukan screening dan pemisahan alur baik untuk pasien yang datang berkonsultasi maupun pasien yang datang untuk dirawat,” ucap Direktur Primaya Hospital Sukabumi.

Baca Juga :  Curhat Isnani, Pemilik Rumah Angklung Surade Sukabumi

Lebih jauh, Lisbeth Mariane menyebut, misi Primaya Hospital adalah untuk membuat orang sehat. “Maka dari itu, selain melakukan pengobatan (kuratif dan rehabilitatif), kami juga melakukan berbagai kegiatan promotif preventif dengan melakukan berbagai edukasi kepada masyarakat. Untuk mendeteksi awal, kami juga memiliki berbagai layanan medical check up; khususnya untuk pekerja, wanita, diabetes, ginjal, dan jantung,” klaim dia.

Primaya Hospital Sukabumi beroperasi sejalan dengan visi dan misi Primaya Hospital Group, yaitu menjadi jaringan pelayanan kesehatan berstandar internasional dengan penuh kepedulian. Adapun nilai-nilai perusahaan yang selalu diterapkan oleh seluruh tim Primaya Hospital Group adalah PRIMA yang terdiri dari (P) Profesional, (R) Rapih, (I) Ibadah, (M) Mendengarkan dan (A) Asertif.

Hal itu, sebut dia, sesuai dengan slogan Primaya Hospital Group, yaitu Here For You, kami akan selalu ada dan siap melayani Anda dengan memberikan pelayanan terbaik dan semangat kerja yang tinggi sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan hingga tuntas.

“Semoga kehadiran Primaya Hospital Sukabumi ini dapat mendukung perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sukabumi dan sekitarnya. Terima kasih atas kerjasama dan dukungannya,” pungkas Lisbeth Mariane.

Berita Terkait

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026
Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:12 WIB

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:46 WIB

Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi wisatawan asing sedang mengunjungi desa wisata - sukabumiheadline.com

Wisata

Daftar desa wisata di Sukabumi yang menarik dikunjungi

Senin, 2 Feb 2026 - 02:15 WIB