Sukabumi Utara dan 4 Kabupaten Baru di Jabar Segera Terwujud

- Redaksi

Rabu, 9 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta provinsi Jawa Barat. l Istimewa

Peta provinsi Jawa Barat. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Jawa Barat tengah membahas pemekaran daerah otonomi baru (DOB). Di provinsi terpadat penduduknya di Indonesia, ini ada lima daerah kabupaten yang paling siap dimekarkan, yaitu Kabupaten Garut Selatan, Bogor Barat, Sukabumi Utara, Bogor Timur, dan Indramayu Barat.

Kelima calon kabupaten baru itu sudah diteken usulannya oleh Gubernur Ridwan Kamil dan DPRD Jawa Barat. “Sementara yang sudah disahkan Pemprov dan DPRD ada lima calon kabupaten baru. Kelimanya ini tahapannya secara resmi sudah dilakukan dan diusulkan ke pemerintah pusat,” kata Emil dikutip sukabumiheadline.com, Rabu (9/2/2022).

Kelima calon DOB tersebut diusulkan karena dianggap paling siap untuk pemekaran calon daerah baru. Terutama dari tiga faktor, mulai dari jumlah penduduk, efektifitas pelayanan kepada masyarakat hingga pengelolaan fiskal keuangan daerah.

Jumlah penduduk Jawa Barat yang saat ini hampir 50 juta, berdasarkan data BPS, ternyata masih ada daerah yang jarak tempuh oleh masyarakatnya ke Pemda hingga 6-7 jam. Karenanya, DOB dinilai sebagai sebuah kebutuhan.

Baca Juga :  Punya kecamatan terbanyak di Jawa Barat, begini pembagiannya jika Sukabumi dimekarkan

Dengan penduduk sebanyak itu, Jawa Barat idealnya butuh 40 kabupaten/kota untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, disparitas antardaerah di Jawa Barat masih terjadi. Terlebih, sebaran penduduk seperti di Kabupaten Bogor sebanyak 6.088 juta jiwa, sementara di Garut 2.637 juta jiwa, dan Indramayu 1.834 juta jiwa. Sedangkan, penduduk Kabupaten Sukabumi saat ini, berdasarkan sensus penduduk tahun 2019, adalah sebanyak 2,572 juta jiwa.

Berita Terkait

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas
Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal
Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis
Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan
Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi
Bunyi genderang perang antara Mendikdasmen dengan Gubernur Jawa Barat
Teror ancam kebebasan pers, PBNU: Bukan tradisi bangsa yang beradab
Setelah UU TNI berikutnya RUU Polri, penolakan rakyat diprediksi semakin masif

Berita Terkait

Rabu, 2 April 2025 - 20:25 WIB

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas

Rabu, 2 April 2025 - 05:00 WIB

Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal

Senin, 31 Maret 2025 - 08:00 WIB

Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 28 Maret 2025 - 00:00 WIB

Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan

Kamis, 27 Maret 2025 - 20:11 WIB

Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi

Berita Terbaru