sukabumiheadline.com – Sebanyak 31 jiwa dari delapan Kepala Keluarga warga Kampung Cihurang, Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat harus mengungsi.
Pasalnya, rumah mereka rusak setelah terjadi pergerakan tanah pada Rabu (2/3/2022) sekira pukul 01.30 WIB, sesaat terjadi hujan deras.
Informasi diperoleh dampak pergerakan tanah tersebut mengakibatkan empat rumah warga mengalami rusak berat dan empat lainnnya rusak sedang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas Penanggulangan Kebencanaan Kecamatan (P2BK) Bantargadung Sihabudin mengatakan, berdasarkan hasil tinjauan di lokasi, pergerakan tanah mengancam rumah-rumah warga.
“Hasil tinjauan di lapangan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tadi malam,” ujarnya kepada sukabumiheadline.com, Rabu 2 Maret 2022.
“Sementara warga yang terdampak mengungsi ke tempat aman, dikhawatirkan terjadi pergerakan tanah susulan,” sambungnya.
Untuk penanganan sementara, lanjut Sihab, warga dibantu pihak pemerintah setempat melakukan gotong-royong membersihkan material reruntuhan bangunan ambruk.
Adapun untuk penanganan selanjutnya, kata Sihab, pihaknya sudah berkordonasi dengan berbagai unsur terkait lainnya untuk segera dilakukan kajian penyebab pergerakan tanah tersebut.
“Untuk total kerugian masih dalam perhitungan, kita masih melakukan pendataan serta memberikan imbauan ke masyarakat untuk tetap waspada,” tandasnya.