Terjebak Kemacetan Parungkuda-Cibadak? Coba via Alternatif Nagrak Sukabumi Ini

- Redaksi

Sabtu, 7 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur alternatif Parungkuda-Cibadak via Ciambar dan Nagrak. l Istimewa

Jalur alternatif Parungkuda-Cibadak via Ciambar dan Nagrak. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l NAGRAK – Terjebak kemacetan lalu lintas (lalin) memang menjengkelkan, terlebih jika kemacetan lalu terjadi hingga berjam-jam lamanya.

Masalah yang ditimbulkan bisa semakin ruwet manakala Anda sudah memiliki janji bertemu klien bisnis atau urusan lain yang diburu waktu. Bisa berantakan semuanya.

Nah, belajar dari pengalaman beberapa waktu lalu, ketika pondasi Jembatan Pamuruyan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, amblas, maka tak ada salahnya Anda mengetahui jalur alternatif via Ciambar dan Nagrak. Baca lengkap: 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan alternatif melalui Ciambar dan Nagrak ini bisa menjadi opsi mengatasi kemacetan berjam-jam di Parungkuda dan Cibadak.

Adapun, rute yang bisa di ambil jika Anda dari Cicurug, bisa masuk dari Gang Koramil ke Lemahputih, lalu ke Selaawi, kemudian Nagrak.

Rute lain yang bisa diambil, jika dari arah Jakarta, melalui Jalan Ciambar yang masuk dari wilayah Kecamatan Parungkuda, tepatnya sebelum Jembatan Cicatih yang berada di Kampung Bakanpeundeuy Desa Bojongkokosan.

Jalan alternatif nagrak
Jalan desa yang menjadi jalur alternatif hindari kemacetan Parungkuda dan Cibadak. l Istimewa

Selanjutnya, Anda akan memasuki wilayah Ciambar, kemudian Nagrak dan berakhir di Cibadak.

Adapun, jalan yang Anda lalui melintasi Jalan Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar hingga Jalan Desa Cihanjawar, Kecamatan Nagrak.

Setelah sampai di wilayah Nagrak, Anda memiliki dua pilihan, melalui pertigaan Jembatan Pamuruyan dengan risiko kembali terjebak kemacetan di sekitar Pasar Semi Modern (PSM) Cibadak.

Pilihan kedua, Anda keluar di pertigaan Kampung/Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak melalui Jalur alternatif Nagrak, Kampung Jelegong, Desa Balekambang.

“Seharusnya ada alternatif yang layak. Kalau dari Bakanpendeuy itu via Ciaripin Munjul, Sinagar. Untuk keluar bisa di Karang tengah atau Cikukulu. Hanya saja jembatan Cicau kurang representatif,” jelas Ugi Prananda, warga Nagrak kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (7/1/2023).

“Sudah seharusnya ada Jalan Lingkar Utara melalui jalan yang sudah ada, tinggal dibenahi,” tambahnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya
Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI
Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi
Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:15 WIB

Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi

Senin, 13 Juli 2026 - 16:27 WIB

Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:07 WIB

Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya

Berita Terbaru

Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina - Ist/sukabumiheadline.com

Venue

Jadwal final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina

Kamis, 16 Jul 2026 - 04:20 WIB

Ilustrasi aksi pengeroyokan oleh massa - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:18 WIB