Trend di Kalangan Wanita Sukabumi, Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Melakukan Eyelash Extension

- Redaksi

Sabtu, 1 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eyelash Extension. l Istimewa

Eyelash Extension. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Eyelash extension atau sambung bulu mata adalah prosedur kecantikan yang dilakukan untuk mendapatkan bulu mata yang lentik dan panjang. Hasil eyelash extension tampak lebih alami dan bisa bertahan hingga kurang lebih 2 bulan lamanya.

Menurut Herawati, owner Aftar Eyelash, eyelash extension dilakukan agar bulu mata tampak lebih panjang dan cantik. Namun, sebelum memutuskan untuk menjalani metode ini, ada beberapa hal mengenai eyelash extension yang perlu Anda ketahui.

“Seperti prosedur kecantikan lainnya, eyelash extension juga memiliki risiko. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi agar mengetahui prosedur sebelum memutuskan untuk menjalaninya,” kata wanita asal Cibadak itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Screenshot 2022 10 01 02 20 26 59 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Herawati, owner Aftar Eyelash. l Istimewa

Yuk, simak 5 fakta dan penjelasannya dalam artikel berikut ini.

1. Beda dengan Bulu Mata Palsu 

Eyelash extension berbeda dengan bulunmata palsu. Jika bulu mata palsu melekat pada kelopak mata dalam satu strip, sedangkan eyelash extension dilakukan dengan cara menempelkan bulu mata sambungan pada setiap helai bulu mata asli.

2. Tes Alergi Kulit 

Sebelum menjalani eyelash extension, cobalah untuk mengoleskan lem yang akan digunakan di kulit Anda dan lihatlah apakah muncul reaksi alergi atau tidak.

“Tahapan ini menggunakan lem yang sama dengan lem dalam prosedur pembedahan, sehingga lebih tahan lama,” kata Hera.

3. Bahan Bulu Mata

Seperti halnya bulu mata palsu, eyelash extension juga terdapat dua bahan, yakni dari bahan alami dan sintetis. Bahan tersebut biasanya bersifat tahan air dan berisiko rendah menimbulkan iritasi pada kelopak mata.

Bahan alami yang digunakan untuk membuat bulu mata pada eyelash extension bisa berupa benang sutra, bulu hewan, atau rambut manusia. Sementara itu, bahan sintetis yang umumnya digunakan adalah serat plastik dan akrilik.

4. Prosedur Berlangsung Lama dan Perawatan 

Eyelash extension harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati. Oleh karena itu, prosedur ini bisa berlangsung selama kurang lebih 2–4 jam. Selama prosedur dilakukan, Anda akan diminta untuk memejamkan mata.

Selanjutnya, tambah dia, seiring berjalannya waktu, helaian bulu mata palsu akan rontok dengan sendirinya. Namun, agar kerontokan tidak terjadi sejak dini, Anda perlu menahan diri untuk tidak mengucek mata.

“Hindari pula terlalu sering mandi dengan shower atau berenang karena dapat menimbulkan tekanan pada kelopak mata,” jelas Hera.

Selain itu, sebaiknya ganti pembersih wajah berbahan dasar minyak dengan berbahan dasar air. Hal ini karena minyak bisa membuat bulu mata yang terpasang lebih mudah lepas atau rontok.

“Kemudian, saat mencuci wajah, usahakan usap bagian mata dengan lembut dan hati-hati,” jelasnya.

5. Risiko dan Efek Samping

Pada beberapa orang, efek samping yang kerap timbul dari eyelash extension adalah iritasi atau alergi terhadap bahan kimia yang terkandung dalam lem perekat bulu mata.

Adapun, reaksi alergi atau iritasi tersebut bisa menimbulkan beberapa gejala seperti mata merah dan bengkak, gatal dan perih di kelopak mata, ruam di sekitar kelopak mata, mata kering, dan sensasi seperti terbakar pada mata

Pada kasus yang lebih parah, extension bulu mata bisa menimbulkan infeksi mata, konjungtivitis, radang di kornea mata. Hal ini lebih mudah terjadi apabila eyelash extension dilakukan dengan tidak hati-hati atau dengan alat dan bahan yang tidak steril.

“Karenanya, prosedur eyelash extension ini penting dilakukan oleh ahlinya. Tidak bisa sembarangan,” jelas ibu satu anak itu.

Berita Terkait

29 event di Jawa Barat temani musim liburan sekolah: Dua di Sukabumi, apa saja?
Mengunjungi Kampung Cikunten Sukabumi nan indah di kaki Gunung Wayang
Daftar kafe di Sukabumi, baru dan tawarkan coffee hopping yang instagramable
Mengenal sejarah HPGW Sukabumi, hutan pendidikan sekaligus tempat nongkrong
5 tren di Sukabumi 2026: WFC hingga sport tourism, pilih mana?
Dominasi Muhammadiyah, 10 kampus swasta terbaik di Indonesia 2026 versi Webometrics
Tradisi Iduladha: Dari fashion show domba kurban di Sukabumi hingga mepe kasur
Syarat masuk SD 2026: Tak wajib berusia 7 tahun, punya ijazah TK dan tanpa tes calistung

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:02 WIB

29 event di Jawa Barat temani musim liburan sekolah: Dua di Sukabumi, apa saja?

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:00 WIB

Mengunjungi Kampung Cikunten Sukabumi nan indah di kaki Gunung Wayang

Senin, 1 Juni 2026 - 09:00 WIB

Daftar kafe di Sukabumi, baru dan tawarkan coffee hopping yang instagramable

Senin, 1 Juni 2026 - 04:22 WIB

Mengenal sejarah HPGW Sukabumi, hutan pendidikan sekaligus tempat nongkrong

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:00 WIB

5 tren di Sukabumi 2026: WFC hingga sport tourism, pilih mana?

Berita Terbaru

Kepala BGN, Dadan Hindayana - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

Kepala BGN Dadan Hindayana dipecat Prabowo

Selasa, 2 Jun 2026 - 21:10 WIB

Ilustrasi Gen Z beraktivitas bersama - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Penduduk Kota Sukabumi 12,5% Gen Z

Selasa, 2 Jun 2026 - 03:49 WIB