Turis asing tewas dalam kecelakaan jetski di Pantai Buffalo Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Naik jetski di pantai - sukabumiheadline.com

Naik jetski di pantai - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Seorang wisatawan asing tewas dalam insiden kecelakaan laut maut saat naik jetski di Pantai Buffalo, Palabuhanratu, Senin (5/1/2026). Kasus ini kini tengah ditangani Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Sukabumi.

Insiden tersebut mengakibatkan seorang wisatawan mancanegara (wisman) asal Arab Saudi meninggal dunia, sementara satu orang lainnya dalam kondisi kritis.

Dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi Polda Jawa Barat, pihak kepolisian kini fokus menyelidiki aspek prosedur keselamatan dan kelayakan teknis wahana yang digunakan saat kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesaat setelah menerima laporan mengenai adanya jetski yang terbalik di tengah laut, jajaran Satpolairud Polres Sukabumi langsung berkoordinasi untuk melakukan evakuasi.

Kondisi gelombang yang cukup besar di perairan Pantai Bupalo menjadi tantangan utama saat proses penyelamatan kedua korban.

Kasat Satpolairud Polres Sukabumi, AKP Dadi, menjelaskan bahwa pihaknya memastikan kedua korban segera dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Berita Terkait: Turis asing ke Sukabumi 2025 cuma segini, meski punya destinasi kelas dunia, dipuji aktor Hollywood

Ilustrasi sepasang turis asing sedang mengunjungi taman pantai - sukabumiheadline.com
Ilustrasi sepasang turis asing sedang mengunjungi taman pantai – sukabumiheadline.com

Namun, korban laki-laki berinisial AHR (39) dinyatakan meninggal dunia akibat luka robek serius di bagian kepala, sementara rekan wanitanya, Siti Maryam (41), masih dalam kondisi kritis.

Pihak kepolisian saat ini sedang mendalami kronologi bagaimana kendaraan air tersebut bisa kehilangan keseimbangan hingga terbalik. Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, diduga kuat kendaraan terhempas ombak besar yang memicu benturan keras pada korban.

“Kami masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. Fokus kami adalah menelusuri faktor-faktor penyebab kecelakaan, termasuk pemeriksaan terhadap aspek teknis wahana jetski serta pemenuhan prosedur keselamatan oleh pihak pengelola,” tegas Kasat Polairud

Menyikapi insiden tragis ini, Satpolairud Polres Sukabumi memberikan peringatan keras kepada seluruh pengelola wisata bahari dan wisatawan di sepanjang garis pantai Palabuhanratu.

Kepolisian menekankan bahwa keselamatan nyawa harus menjadi prioritas utama di atas aktivitas hiburan.

“Kami mengingatkan dengan tegas agar pengelola wahana dan para wisatawan tidak mengabaikan faktor keselamatan. Terutama saat kondisi cuaca buruk atau gelombang sedang tinggi, penggunaan wahana laut harus benar-benar diawasi secara ketat sesuai standar prosedur operasional,” tambahnya.

Berita Terkait

Petani dibacok di Cikidang Sukabumi, Fraksi Rakyat: Tamparan untuk pemerintah
Mengintip capaian 1 tahun Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar – Andreas
DPRD Kabupaten Sukabumi awasi keabsahan legalitas HGU, opsi kembalikan ke negara
Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk
Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani
Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru
Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini
Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:07 WIB

Petani dibacok di Cikidang Sukabumi, Fraksi Rakyat: Tamparan untuk pemerintah

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:54 WIB

Mengintip capaian 1 tahun Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar – Andreas

Senin, 18 Mei 2026 - 23:05 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi awasi keabsahan legalitas HGU, opsi kembalikan ke negara

Sabtu, 16 Mei 2026 - 02:22 WIB

Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Berita Terbaru