UMKM anyaman bambu di Sukabumi dan gempuran produk berbahan plastik

- Redaksi

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKM anyaman bambu di Sukabumi dan gempuran produk berbahan plastik - Istimewa

UMKM anyaman bambu di Sukabumi dan gempuran produk berbahan plastik - Istimewa

sukabumiheadline.com – Produk-produk dari anyaman bambu seakan tak pernah lekang oleh waktu. Namun demikian, gempuran terus-menerus produk pesaing dari bahan plastik dengan sejumlah kelebihannya, bukan tidak mungkin akan menggerus pasar barang yang diproduksi oleh sebagian besar usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) itu.

Bambu merupakan salah satu tanaman tropis yang banyak ditemukan di Indonesia. Tanaman sejenis rumput yang memiliki batang beruas yang kuat dan tinggi, ini memiliki fungsi penting dalam tiga kebutuhan pokok manusia, untuk memenuhi berbagai keperluan sandang, pangan, dan papan.

Seperti diketahui, warga Sukabumi, Jawa Barat tentunya sudah familiar dengan menu masakan dari bambu muda (rebung) bisa digunakan sebagai bahan dasar sayur yang lezat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait: KemenkopUKM Buka Peluang Usaha Bambu Sukabumi

Tak hanya itu, bambu yang sudah tua, juga bisa dimanfaatkan dalam pembuatan hunian, sehingga mampu menunjang kehidupan manusia dari segi papan.

Di Sukabumi, khususnya di wilayah kabupaten, bambu juga dapat diolah menjadi beraneka ragam kerajinan. Dari mulai bilik untuk dinding atau langit-langit rumah, wadah, hiasan, dan aneka kebutuhan sandang yang lainnya.

Hasil anyaman dari bambu tidak sekadar memiliki fungsi praktis, tapi juga fungsi estetis. Kerajinan anyaman yang dihasilkan pun bukan sekadar barang, tapi juga mampu menjadi pemanis mata yang bernilai seni dan indah.

Berita Terkait: Peralatan Minum dari Bambu asal Cisolok Sukabumi Dijual hingga ke Luar Negeri

Baca Juga :  Sambil Ngasuh 2 Balita, Wanita Lembursitu Sukabumi Raup Untung Rp250 Ribu Sehari

Sebagai salah satu daerah yang mengembangkan kerajinan anyaman bambu, produk kerajinan kreasi UMKM Sukabumi memiliki kekhasan tersendiri.

Salah satunya, para perajin anyaman bambu Kriya Cibiru, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Berbagai kerajinan berbahan bambu seperti wadah air minum diproduksi di sini. Baca selengkapnya: Sempat Mau Bangkrut, Omzet Dapur Bambu Cicantayan Sukabumi Puluhan Juta per Bulan

Selain itu, ada Arick Lukman di Kampung Leuwi Waluh RT 002/007, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan yang memproduksi miniatur kapal Dari bahan baku bambu.

Diakui Arick, untuk membuat sebuah miniatur kapal pinisi dibutuhkan waktu tidak kurang dari satu pekan. Hal itu dilakukan agar karyanya benar-benar mirip seperti aslinya. Baca selengkapnya: Usaha Miniatur dari Bambu di Cipeuteuy Sukabumi, Harga Jutaan Rupiah

“Pengerjaannya bisa memakan waktu 5 sampai satu Minggu, tergantung ukurannya juga,” kata Arick kepada sukabumiheadline.com.

Selain itu, di Sukabumi juga terdapat banyak sentra industri kecil yang memproduksi kerey dari bambu. Bahkan, beberapa di antaranya sudah turun temurun hingga generasi ketiga.

Salah satu sentra industri kecil tersebut, adalah kelompok usaha Karya Tirta Kerey Bambu di Kampung/Desa Citamiang RT 009/002, Kecamatan Kadudampit. Baca selengkapnya: Karya Tirta Kerey Bambu, Melestarikan Usaha Turun Temurun di Citamiang Sukabumi

Karenanya, kreasi anyaman bambu yang dihasilkan dari daerah ini terkenal kuat karena dibuat rangkap dan melintang. Selain itu, anyaman bambu yang dibuat pun tidak melupakan fungsi estetika.

Baca Juga :  Perlindungan Merek penting bagi UMKM Sukabumi agar tidak dibajak, cara dan daftar di sini

Bambu yang digunakan sebagai bahan baku anyaman didapatkan para perajin dari pasar lokal. Biasanya, mereka membeli dalam wujud yang sudah siap anyam.

Tapi jika persediaan sedang kosong, para perajin membeli bambu dalam wujud masih batangan lalu memprosesnya hingga menjadi anyaman yang bernilai jual tinggi.

Hasil anyaman bambu yang dihasilkan para perajin di sini berupa berbagai produk rumah tangga, seperti dudukan lampu, nampan, dan berbagai wadah lainnya yang mampu menunjang kegiatan rumah tangga.

Pekerjaan sampingan

Namun sayangnya, membuat anyaman bambu bukanlah mata pencarian utama. Sebagian besar para perajin tersebut sehari-harinya berprofesi sebagai petani atau lainnya.

Namun, karena anyaman yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus sehingga bernilai jual, mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari anyaman bambu yang dibuat.

Harga kerajinan anyaman bambu Sukabumi sangat bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah – tergantung besar-kecil ukuran dan tingkat kesulitan pembuatan.

Dibanding benda-benda plastik, anyaman bambu sangat ramah lingkungan, kerajinan anyaman bambu Sukabumi mampu bertahan dan memiliki pembeli setia. Baca selengkapnya: Bertahan Digempur Kemasan Plastik, Usaha Besek Bambu Abah Entang di Cikole Sukabumi

Namun demikian, diperlukan bantuan dari berbagai pihak agar kerajinan anyaman bambu dapat terus bertahan dan berkembang.

Berita Terkait

15 tren usaha mikro 2026 di desa, dari AI hingga cuci motor panggilan
Gegerbitung juara! Ini 40 kecamatan penghasil cabai keriting di Sukabumi
Kolang-kaling Sukabumi, kecamatan penghasil dan manfaatnya bagi kesehatan
20 kecamatan teratas penghasil cabai rawit Sukabumi, konsisten meskipun harga fluktuatif
1,2 juta kuintal per tahun! Ini top 10 kecamatan penghasil pisang terbesar di Sukabumi
5+3 inovasi bahan baku genteng: Tak harus lempung, dari sabut kelapa hingga graphene
30 kecamatan penghasil jengkol di Sukabumi, Jawa Barat surganya
Mengintip dua kebun alpukat di Cidahu Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 00:54 WIB

15 tren usaha mikro 2026 di desa, dari AI hingga cuci motor panggilan

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:20 WIB

Gegerbitung juara! Ini 40 kecamatan penghasil cabai keriting di Sukabumi

Senin, 9 Februari 2026 - 18:50 WIB

Kolang-kaling Sukabumi, kecamatan penghasil dan manfaatnya bagi kesehatan

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:41 WIB

20 kecamatan teratas penghasil cabai rawit Sukabumi, konsisten meskipun harga fluktuatif

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:32 WIB

1,2 juta kuintal per tahun! Ini top 10 kecamatan penghasil pisang terbesar di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi Singapura - sukabumiheadline.com

Internasional

Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:59 WIB

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Wisata

KDM: Wisata alam harusnya gratis

Kamis, 12 Feb 2026 - 07:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131