Ummat Muslim Sering Keliru karena Satu Kompleks Ini Beda Masjid Al Aqsha dan Dome of The Rock

- Redaksi

Sabtu, 10 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kubah Masjid Al Aqsha (kiri) dan Dome of The Rock (kanan). l Istimewa

Kubah Masjid Al Aqsha (kiri) dan Dome of The Rock (kanan). l Istimewa

sukabumiheadline.com l Banyak ummat Muslim yang salah menduga bahwa Masjid Al Aqsha adalah berkubah emas. Namun, hal tersebut wajar karena keduanya berada dalam satu kompleks yang sama.

Diketahui, Masjid Al Aqsha dan Dome of The Rock (kubah Shakhrah) adalah bangunan Islam tertua yang berada di kompleks Kota Tua Yerusalem. Kedua bangunan ini memiliki bentuk bangunan yang hampir mirip dari kubahnya dan letaknya berdekatan sehingga sering dianggap sama.

Padahal, Masjid Al Aqsha dan Dome of The Rock adalah dua bangunan berbeda. Berikut adalah perbedaan kedua bangunan tersebut dirangkum sukabumiheadline.com dari berbagai sumber.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Warna Kubah

Perbedaan yang paling terlihat antara bangunan Masjid Al Aqsha dengan Dome of The Rock, yaitu dari warna kubah. Untuk diketahui, kubah Masjid Al Aqsha memiliki warna abu-abu kebiruan dengan bangunan berwarna kecoklatan.

Sedangkan, kubah Dome of the Rock memiliki warna keemasan serta dinding yang berwarna biru penuh dengan motif. Sering kali orang mengira kubah emas.

2. Sejarah Masjid Al Aqsha 

Dilansir Middle East Eye, bangunan masjid di kompleks Al Aqsha didirikan oleh khalifah Islam kedua, Umar bin Khattab, pada tahun 638 M setelah menaklukkan Levant.

Menurut laporan Times of Israel, Sophronius pernah meminta Umar sholat di dalam Gereja Makam Suci ketika waktu sholat tiba, tetapi ia menolaknya. Baca lengkap: Bukan Nabi Muhammad SAW, Ini Orang yang Membangun Masjid Al Aqsha

Masjid Al Aqsha, kiblat pertama umat Muslim. l Istimewa
Masjid Al Aqsha, kiblat pertama umat Muslim. l Istimewa

Namun, Umar bersikeras apabila ia berdoa di sana, umat Islam akan mencontoh tindakannya sebagai alasan mengubah gereja sebagai masjid. Lokasi Umar bin Khattab sholat di bagian selatan kompleks Al Aqsha kemudian dijadikan sebagai Masjid Al Qibli atau dikenal sebagai Masjid Al Aqsha.

3. Sejarah Dome of The Rock

Dome of the Rock yang sering disebut juga sebagai Baitul Maqdis, kubah batu, atau kubah Shakhrah diyakini umat Islam sebagai tempat pijakan Rasulullah SAW sebelum melakukan perjalanan Isra Mi’raj menuju langit ketujuh atau sidratul muntaha.

Menurut buku Situs-Situs dalam Al-Qur’an karya Syahruddin El-Fikri, nama kubah batu pada bangunan ini disesuaikan dengan kondisi tempat tersebut. Bangunan kubah batu ini tepatnya didirikan di atas batu atau karang (sakhrah).

Dome of the Rock merupakan tempat yang menjadi pijakan Nabi Muhammad saat menjalankan Isra Mi'raj. l Istimewa
Dome of the Rock merupakan tempat yang menjadi pijakan Nabi Muhammad saat menjalankan Isra Mi’raj. l Istimewa

Pada batu tersebut yang kini berada di bawah kubah, terdapat jejak kaki Nabi Muhammad SAW yang menjadi tambatan buraq. Sementara kaum Yahudi mempercayai batu itu sebagai tempat Nabi Ibrahim AS mempersiapkan dirinya untuk mengorbankan anaknya, Ishak AS.

Kubah batu tersebut juga dianggap sebagai karya arsitektur Islam tertua di dunia yang dibangun sekitar abad ke-7 M atas perintah Abdul Malik bin Marwah, khalifah kelima dinasti Umayyah.

Dome of the Rock dapat dilihat dari seluruh penjuru Yerusalem sebab kubahnya yang memiliki warna emas mencolok. Namun, bangunan ini bukanlah masjid, melainkan sebuah kuil. Meski demikian, bangunan kubah batu ini tetap dianggap suci oleh umat Muslim.

Berita Terkait

24 Oktober: HDN, Harlah IDI dan PBB, Black Thursday hingga Perdamaian Westfalen
23 Oktober: Telekomunikasi pertama di Indonesia hingga pembalap MotoGP tewas
HSN 22 Oktober: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas, ada apa di Sukabumi?
Kapolri minta MUI haramkan vape
18 Oktober: Hari Menopause Sedunia, kenali gejala, penyebab, obat dan pencegahan
17 Oktober: Jumlah penduduk miskin Sukabumi di Hari Pemberantasan Kemiskinan
16 Oktober: Dua hari penting diperingati di Indonesia, HPS dan HPI
45 ribu generasi muda Korea Selatan mualaf, tertarik kesederhanaan hidup dalam Islam

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:57 WIB

24 Oktober: HDN, Harlah IDI dan PBB, Black Thursday hingga Perdamaian Westfalen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:29 WIB

23 Oktober: Telekomunikasi pertama di Indonesia hingga pembalap MotoGP tewas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:23 WIB

HSN 22 Oktober: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas, ada apa di Sukabumi?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Kapolri minta MUI haramkan vape

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:02 WIB

18 Oktober: Hari Menopause Sedunia, kenali gejala, penyebab, obat dan pencegahan

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB