Viral, Seragam Buruh Kasar asal China di PLTU Aceh Model Loreng

- Redaksi

Jumat, 22 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buruh kasar asal Cina. l Istimewa

Buruh kasar asal Cina. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Beredar video menunjukkan beberapa orang tenaga kerja asing (TKA) asal China menggunakan pakaian loreng di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Nagan Raya, Aceh viral di media sosial.

Seperti diberitakan pikiran-rakyat.com, para TKA sedang asyik nongkrong di depan proyek PLTU dengan menggunakan pakaian loreng seperti yang digunakan oleh militer.

Sementara, Kepala Kantor Imigrasi Meulaboh, Aceh Barat, Azhar membenarkan adanya WNA China yang bekerja di PLTU itu yang menggunakan loreng.

Hanya saja, kata dia, pakaian itu tidak ada kaitannya dengan militer. Azhar menyebut, pakaian loreng itu adalah pakaian yang diperuntukkan bagi buruh di PLTU. Termasuk yang ada dalam video singkat tersebut.

Baca Juga :  Pensiun Dini PLTU Palabuhanratu Sukabumi Bisa Batal Gegara AS Cs Cuma Omdo

“Iya benar (pakaian loreng). Itu bukan pakaian tentara, melainkan pakaian kerja untuk buruh kasar dan dipakai oleh pekerja di PLTU,” kata Azhar saat seperti diberitakan viva.co.id, Senin, 18 April 2022.

Ditambahkan Azhar, TKA tersebut memiliki izin resmi untuk bekerja di PLTU tersebut. Mereka juga merupakan pekerja lama yang sudah bekerja di tempat itu.

“Izin TKA itu lengkap semua, karena tidak ada lagi yang pendatang baru, jadi orang lama semua itu,” jelas Azhar.

Berita Terkait

Warga Sukabumi punya sertifikat tanah terbit sebelum 1997? Menteri ATR/BPN minta urus ulang!
Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas
Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal
Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis
Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan
Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi
Bunyi genderang perang antara Mendikdasmen dengan Gubernur Jawa Barat
Teror ancam kebebasan pers, PBNU: Bukan tradisi bangsa yang beradab

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 01:11 WIB

Warga Sukabumi punya sertifikat tanah terbit sebelum 1997? Menteri ATR/BPN minta urus ulang!

Rabu, 2 April 2025 - 20:25 WIB

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas

Rabu, 2 April 2025 - 05:00 WIB

Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal

Senin, 31 Maret 2025 - 08:00 WIB

Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 28 Maret 2025 - 00:00 WIB

Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan

Berita Terbaru