Viral Video Polisi Acungkan Jari Tengah ke Relawan Ambulans

- Redaksi

Senin, 23 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum polisi mengacungkan jari tengah ke relawan Ambulans. l Istimewa

Oknum polisi mengacungkan jari tengah ke relawan Ambulans. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Video kasus anggota Polsek Tebet yang mengacungkan jari tengah ke relawan pengawal ambulans di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan viral di media sosial (medsos).

Aksi pemotor berseragam polisi dengan mengacungkan jari tengah kepada rombongan relawan ambulans yang tengah mengantar pasien ke RS di Kawasan Manggarai.

Aksi pemotor berseragam polisi tersebut berhasil direkam kamera video amatir warga dan viral di medsos. Salah satu relawan, Albaaqi mengatakan kejadian itu bermula saat sejumlah relawan bersepeda motor iring-iringan bersama mobil ambulans menuju ke Rumah Sakit Ciptomangunkusumo untuk menjemput pasien pada Kamis, 19 Januari 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian saat rombongan ambulans tersebut melintas mengarah Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, dua relawan ambulans bernama Irsyad dan Andika yang menyalakan lampu hazard dan mendahului seorang pemotor berseragam polisi.

Namun polisi tersebut tidak terima dan serta sempat tidak memberikan jalan untuk rombongan ambulans pemotor tersebut juga terlihat mengoceh ke arah salah satu pengawal.

“Oknum polisi tersebut ngoceh-ngoceh ke arah salah satu pengawal dan enggak mau minggir. Itu di video ada,” ujar Albaaqi dilansir vivanews.com, Jumat 20 Januari 2023.

Usai videonya viral, oknum polisi berinisial A itu kemudian dipertemukan dengan relawan bernama Feri dan berakhir damai.

Tak urung, Kapolsek Tebet, Komisaris Polisi Chintya Intania meminta maaf kepada relawan itu buntut kelakuaan anggotanya yang tak pantas.

“Kami memohon maaf kepada rekan-rekan relawan atas perbuatan yang dilakukan oleh anggota saya. Semoga tindakan ini tidak terulang lagi kedepannya,” katanya kepada wartawan, Sabtu 21 Januari 2023.

“Semoga tindakan ini tidak terulang lagi kedepannya dan akan melayani masyarakat lebih baik lagi, dengan ikhlas, dengan hati yang ikhlas, dan tidak ada lagi perbuatan-perbuatan yang merugikan,” ucap dia.

Berita Terkait

Tinggi peminat, Menaker ajukan tambahan 150 ribu kuota Magang Nasional 2026
Pemprov Jawa Barat akan gelar Festival Kebaya Sunda 2026 bulan depan
BNN mau larang vape, didukung pimpinan Komisi III DPR ini
Kabar baik untuk sopir angkot di Jawa Barat, Dedi Mulyadi tawarkan kredit EV tanpa DP
Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil
Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung
KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang
KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:48 WIB

Tinggi peminat, Menaker ajukan tambahan 150 ribu kuota Magang Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Pemprov Jawa Barat akan gelar Festival Kebaya Sunda 2026 bulan depan

Kamis, 9 April 2026 - 14:22 WIB

Kabar baik untuk sopir angkot di Jawa Barat, Dedi Mulyadi tawarkan kredit EV tanpa DP

Kamis, 9 April 2026 - 05:48 WIB

Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil

Rabu, 8 April 2026 - 18:10 WIB

Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung

Berita Terbaru