Warga Keluhkan Jalan Rusak di Palabuhanratu Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 7 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak di Palabuhanratu. l sukabumiheadline.com

Jalan rusak di Palabuhanratu. l sukabumiheadline.com

SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Kondisi ruas jalan Simpang Tiga Jayanti-Cipatuguran, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dikeluhkan warga.

Pasalnya disejumlah titik sepanjang ruas jalan tersebut banyak terdapat kerusakan cukup parah, dengan kondisi kontruksi jalan berlubang cukup dalam serta digenangi air.

“Ini membahayakan bagi para pengendara, ya harus ekstra hati hati dan waspada,” ujar Suhaemi (36) warga Simpenan yang melintas kepada sukabumiheadline.com, Rabu (6/4/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Suhaemi, dengan kondisi jalan rusak seperti itu, sudah biasa melihat para pengendara tergelincir ataupun jatuh karena terjerembab lubang lubang jalan yang cukup besar dan digenangi air tersebut

“Saya kan sering lewat sini mancing di pantai sana. Ada saja yang tergelincir. Walaupun gak apa apa, tapi kan bahaya,” jelasnya.

“Harapan saya segera diperbaiki, kalau dibiarkan kerusakan akan semakin parah,” terangnya.

Sementara itu warga lainnya, Suhendi menambahkan kondisi jalan yang menghubungkan Jayanti dengan Pasar Palabuhanratu tersebut sudah lama terjadi.

“Kerusakan jalan mulai dari simpang Tiga Jayanti sampai ke PLTU itu, kalau dari PLTU ke Palabuhanratu gak banyak kerusakan,” timpalnya.

Nah kalau kondisi seperti ini sudah lama, dan belum ada perbaikan dari pemerintah,  padahal ini akses menuju objek wisata pantai Cipatuguran,” imbuhnya.

Berita Terkait

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terbaru

Selfi Nafilah tampil berhijab - Instagram

Hikmah

Artis asal Sukabumi diselimuti duka

Selasa, 28 Jul 2026 - 02:23 WIB

Puncak Habibie terbakar - Ist

Sukabumi

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Senin, 27 Jul 2026 - 22:36 WIB