9 Wilayah di Kabupaten Sukabumi Diterjang Longsor

- Redaksi

Rabu, 21 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu titik longsor di Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Salah satu titik longsor di Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras yang terjadi pada Ahad 18 Juni 2023 malam menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Sukabumi..

Berdasarkan rekap data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, mencatat ada 10 kejadian bencana longsor yang tersebar di 9 titik.

Petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Sandra Fitria mengatakan bencana longsor ini dilaporkan para Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) terjadi di wilayah Kecamatan Cicurug, Nagrak, Parungkuda, Cidahu, Ciambar, Kabandungan dan Cikidang pada Senin dinihari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian pertama, kata dia, terjadi di Kampung Ciukir RT 003/004 Desa Ginanjar Kecamatan Ciambar. Bencana longsor di titik tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca Juga :  Tembus Pasar Jakarta, Anak Petani di Surade Sukabumi Sukses Jadi Pengusaha Beras

“Akibat curah hujan yang sangat deras sebagian TPT (Tembok Penahan Tanah) rumah atas nama Suhandarsyah mengalami ambruk menimpa ke bagian dapur rumah warga atas nama Herlan hingga mengalami rusak ringan,” kata Sandra.

Adapun kondisi saat ini, lanjut dia, pemilik rumah dan warga setempat bergotong-royong membersihkan puing-puing longsoran yang roboh yang menimpa bangunan dapur dan menutupi jalan.

Di waktu yang sama, kata Sandra, longsor juga terjadi di Kampung Lemah Putih RT 005/006 Desa Ambarjaya Kecamatan Ciambar. Kali ini menimpa sebagian saluran irigasi yang mengairi pesawahan warga alami longsor sepanjang 60 meter.

“Akibatnya saluran air yang mengairi beberapa hektar sawah yang mencakup dua kedusunan putus dan terancam gagal panen,” ujarnya.

“Menurut P2BK Ciambar, kebutuhan mendesak untuk penanggulangan bencana longsor di pesawahan itu berupa pipa paralon sebanyak 30 batang supaya air bisa kembali mengalir ke persawahan,” tambahnya.

Baca Juga :  Cekcok Mulut Saat Nonton Dangdut Perangkat Desa Tewas Ditusuk di Nyalindung Sukabumi

Sandra menuturkan kondisi saat ini pemilik sawah serta warga sedang bergotong-royong membenahi saluran irigasi dengan alat dan bahan seadanya supaya air bisa kembali mengalir.

Kemudian titik lainnya terjadi di Kampung Pakemitan RT 001/004 Desa Cicurug, Kecamatan Cicurug. Longsor dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.30 WIB.

“Hujan deras yang mengguyur cukup lama mengakibatkan tanah labil, sehingga tembok penahan tanah (TPT) belakang rumah warga bernama Suhenda (57) longsor,” ujar Sandra.

Longsor itu panjangnya disebut sekitar tiga meter, lebar satu meter, dan tinggi dua meter. Kejadian itu dilaporkan membuat penghuni rumah yang terdiri satu kepala keluarga (KK) atau tiga jiwa terpaksa harus mengungsi.

Berita Terkait

Nekad nyeberang jalan tol, mahasiswa asal Sukabumi ini langsung tewas
Mengintip defisit APBD Kabupaten Sukabumi 2026
Dikira ke Sukabumi, ternyata wanita ini sudah meninggal dunia di kamar, motor dan HP hilang
Pemotor Honda Vario asal Sukabumi tewas di Bali
Jauh-jauh ke Klaten malah open BO, 3 Wanita Sukabumi dirazia Tim Gabungan
Ingatkan soal sinergitas, DPRD Kabupaten Sukabumi prediksi lonjakan wisatawan
Kronologi lengkap buruh asal Cisolok Sukabumi cekik pacar hingga tewas usai diminta ceraikan istri
Pria Sukabumi diminta pacar ceraikan istri, Bilal cekik pacar buruh pabrik hingga tewas

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:35 WIB

Nekad nyeberang jalan tol, mahasiswa asal Sukabumi ini langsung tewas

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:10 WIB

Mengintip defisit APBD Kabupaten Sukabumi 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:15 WIB

Dikira ke Sukabumi, ternyata wanita ini sudah meninggal dunia di kamar, motor dan HP hilang

Senin, 9 Maret 2026 - 12:29 WIB

Pemotor Honda Vario asal Sukabumi tewas di Bali

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:38 WIB

Jauh-jauh ke Klaten malah open BO, 3 Wanita Sukabumi dirazia Tim Gabungan

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131