SUKABUMIHEADINES.com – Penyemprotan disinfektan kembali dilakukan di Kota dan Kabupaten Sukabumi selama masa PPKM Darurat seiring lonjakan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi setiap hari terpantau mengalami kenaikan.
Sejak diberlakukannya PPKM Darurat pada 3 Juli lalu oleh pemerintah, upaya penanganan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kota dan Kabupaten Sukabumi gencar dilakukan oleh berbagai unsur yang tergabung dalam Satgas Covid-19. Salah satunya yaitu dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke kawasan permukiman, fasilitas umum, gedung pemerintah serta pusat keramaian.
Di Kota Sukabumi, penyemprotan disinfektan secara masif dilakukan, Sekitar 1.257 liter disinfektan sudah dicurahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selama pelaksanaan PPKM Darurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ribuan liter cairan disinfektan sudah dicurahkan meskipun Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, menyebut upaya tersebut tidak efektif mencegah penyebaran Covid-19, Baca selengkapnya di Penyemprotan Disinfektan di Sukabumi Tanpa Alasan Ilmiah, Fitra: Memerintah Tanpa Akal dan Penyemprotan Disinfektan di Kota Sukabumi Hanya Hamburkan Anggaran
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi Anita Mulyani tidak menyebut angka pasti jumlah liter disinfektan yang telah dicurahkan dalam penyemprotan fasilitas publik selama masa PPKM Darurat.
“Totalnya gak pasti, karena yang nyeprot selain BPBD ada juga PMI dan relawan,” jawab Anita melalui pesan WhatsApp, Jumat (9/7/2021).